Terkait Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif, KPK Panggil 20 Saksi

oleh -69 views

Jakarta, WahanaIndoNews.Com -Penyidik KPK memanggil 20 orang saksi terkait korupsi proyek infrastruktur fiktif. Sebanyak 20 orang ini dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Desi Arryani yang merupakan mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka DSA (Desi Arryani,” ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Selasa (25/8/2020).

Mereka yang dipanggil adalah:

1. Direktur PT Honindo Utama Semesta, Andreas Pranata
2. Marketing PT Astra International-Isuzu Cabang Bogor, Ardian Firdaus
3. Direktur PT Hamada Boiler Indo, Asep Setiawan
4. Karyawan PT Teknik Unggul Listrindo, Dadang Wahyu Widyanta
5. Dirut PT Jaya Mimika Lestari, Djamal Wolly
6. Staf PT Orix Indonesia Finance, Ence Harun
7. Pemilik toko ruang teknik, Felix Iswara
8. Karyawan PT Gaya Makmur Tractors, Frankie Stevanus
9. Bagian Operasional PT Wahyu Jaya Utama, Hadi
10. Pemilik Wahyu Jaya Utama, Ferry Surya Adinata
11. Sales Manager PT Sumber Mesin Raya, Hendra Himas Tjan
12. Sales Manager Kantor Pusat PT Trakindo Utama, Hesti Nursanti
13. Direktur PT Hamasa Hutama, Djohan Djohari
14. Staf Tunas Mekar Express, Jonny FM Siahaan
15. Karyawan PT Mas Fajar Murni, M Lukman
16. Asisten Manager HRD PT Aquipindo Perkasa, M Taufan Fajar
17. Staf Keuangan PT Jawara Kreasi Cemerlang, Merina Dayanti
18. Staf PT Pejagan Pemalang Toll Road, M Arfansyah
19. Wakil HRD PT Berkat Putera Pratama, Sugiasih
20. Karyawan Toko Ruang Teknik Perkasa, Vicky Iswara.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi fiktif Waskita Karya yang menyeret Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.

Ketiga tersangka baru itu adalah:

– DSA (Desi Arryani), mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk
– JS (Jarot Subana), mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk
– FU (Fakih Usman), mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Ketiga tersangka tersebut diduga secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara atau dengan tujuan menguntungkan diri sendiri terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015. (dc/id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *