wahanaindonews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau menerima kunjungan tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka Kajian Evaluasi Pemanfaatan Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan Provinsi Riau.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Riau, Rabu, 29 Juli 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebijakan berbasis data.
Kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan sektor pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik pelaksanaan kajian tersebut sebagai langkah memperkuat tata kelola pendidikan yang berlandaskan data.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting agar kebijakan yang disusun mampu menjawab kebutuhan pendidikan di daerah secara efektif.
“Kami memandang evaluasi ini sebagai kesempatan untuk menyampaikan kondisi riil pendidikan di Provinsi Riau. Berbagai capaian maupun tantangan di lapangan menjadi masukan penting agar kebijakan yang disusun pemerintah pusat semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Zulkifli menambahkan, data pendidikan harus dimanfaatkan secara optimal dalam penyusunan program pembangunan daerah sehingga setiap kebijakan disusun berdasarkan kebutuhan yang terukur dan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Ia berharap hasil kajian tersebut tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan pendidikan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Kemendikdasmen, Rumaisah Hidayatillah, menjelaskan bahwa Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan pada tahun ini melakukan kajian untuk menelusuri sejauh mana hasil evaluasi sistem pendidikan atau Rapor Pendidikan dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam proses pengambilan kebijakan.
Menurutnya, kajian tersebut difokuskan pada proses pemanfaatan data, mulai dari identifikasi capaian pendidikan, koordinasi lintas perangkat daerah, hingga integrasinya ke dalam dokumen perencanaan pembangunan.
“Kami ingin melihat bagaimana proses pemanfaatan data pendidikan berlangsung di daerah, bukan hanya hasil akhirnya. Dari proses itulah kami dapat memahami praktik yang sudah berjalan dengan baik maupun berbagai tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah,” jelas Rumaisah.
Ia menambahkan, seluruh informasi yang diperoleh selama kunjungan akan dianalisis sebagai bahan penyusunan rekomendasi kebijakan di tingkat nasional. Masukan dari pemerintah daerah dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah.
“Setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, kami ingin memastikan rekomendasi kebijakan yang disusun benar-benar berangkat dari kondisi riil daerah, termasuk berbagai masukan yang kami peroleh dari Provinsi Riau,” tutupnya. (Melyson)
Editor: Patar











