Pihak Yayasan Theresia Beri Jawaban Arogan dan Bernada Rasis, Orang Tua Siswa Ngadu ke Disdik Batam

oleh -350 views

Batam, WahanaIndoNews.Com –
Aksi protes dan penyampaian orasi orangtua siswa tentang tidak adanya transparansi penggunaan Dana Bos oleh Yayasan Theresia, berbuntut panjang.

Usai Para orang tua siswa yang menerima jawaban arogan dan bernada rasis dari pihak Yaysan Theresia, Senin (15/06/2020). Pada hari itu juga, Para Orang Tua Siswa kemudian  mengadu dan menyampaikan aspirasinya kepada Dinas Pendidikan Kota Batam sehubungan dengan  tidak adanya transparansi penggunasn dana bos  oleh pihak Yayasan Theresia.

Pantauan www.wahanaindonews.com, kehadiran Para orang tua siswa dari Yayasan Theresia itu, diterima langsung oleh Pihak Dinas Pendidikan Kota Batam, melalui Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Pendidikan Disdik Kota Batam,  Drs. M. Djupri, M.M, dan Kasi Pembinaan Ketenagaan SMP Disdik Kota Batam  Firdaus ,SPd, di ruang rapat. Sementara pihak orang tua siswa di wakili beberapa orang dan R Panjaitan bertindak sebagai koodinator penyampai aspirasi  dari orang tua siswa di sekolah dibaeah naungan Yayasan  Theresia.

Dalam rapat, Para orang tua siswa menuntut adanya penjelasan resmi dan jelas tentang ransparansi dari Pihak Sekolah Swasta Yayasan Theresia tentang  :

Pertama. Pengelolaan, pengalokasian dan pembelanjaan dana BOS, penerimaan dana bos tahap 1 Tahun 2020 serta menuntut setiap rincian pengeluaran dana bos wajib di umumkan atau di tempelkan di papan mading sekolah agar bisa di ketahui  oleh orang tua murit.

Kedua. Kami juga melaporkan kepada bapak perwakilan dinas pendidikan bahwa
– Komite Sekolah yang diangkat oleh pihak Yayasan Sekolah Theresia yang sudah di pecat oleh Yayasan Sekolah Theresia secara sepihak tanpa sepengetahuan kami orang tua murit sebagai perpanjangan tangan kami,
– Kepada pihak Yayasan Sekolah Theresia, pembahasan secara utuh terkait rencana anggaran dan belanja sekolah (RAPBS) Tahunan, rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS)a agar mengikut sertakan komite sekolah sebagai saran pertimbangan juga pengawasan komite sekolah dan
– Pihak Yayasan Sekolah Theresia tidak memecat Komite Sekolah secara sepihak.

Ketiga. Mendesak agar pengelolaan sekaligus penanggungjawab dana bos diserahkan kepada Kepala Sekolah yang kredibel serta memiliki kelengkapan administari Nomor Unit Kepala Sekolah-NUK.

Keempat. Menolak Ketua yayasan atau pemilik Yayasan Sekolah Theresia yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara-ASN(guru sekolah negri)

Kelima. Menolak Perlakuan / tindakan :
–  Sikap sewenang wenang pihak Yayasan Sekolah Theresia beserta keluarganya terhadap Guru-guru, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah sebagai perwakilan yang di pilih langsung oleh orang tua /wali murid.
– Sering meremehkan profesi  guru,
– Mengeluarkan guru tanpa prosedur yang berlaku secara umum disekolah,
– Melontarkan kata kata yang berbau SARA kepada guru,
– Gonta ganti Kepala Sekolah yang menurut kami orang tua dan komite yang menjadi bertanya ada apa??

Keenam. Menyerukan Peningkatan kesejahteraan semua SDM  SDS Guru-guru Yayasan Sekolah Theresia.

Ketujuh. Yayasan Sekolah Theresia berkewajiban untuk mengikut sertakan semua tenaga pendidik ke BPJS Kesehatan.

Kedelapan. Yayasan Sekolah Theresia berkewajiban memberi cuti melahirkan kepada guru-guru perempuan tanpa pemotongan hak nya secara berlebihan dan mendapatkan hak Tunjangan Hari Besar seperti THR/THN

Kesembilan. Kami menyerukan phak Yayasan Sekolah Theresia peduli akan kegiatan sosial kemasyrakatan khususnya kegiatan RT/RW di lingkungan sosial sekitar.

Kesepuluh. Menghimbau pihak Yayasan Sekolah Theresia bersedia mengembalikan seutuhnya uang pendaftaran murid baru tingkat TK dan SD yang sudah terlanjur di bayar bila mana orang tua murid  yang bersangkutan Membatalkan pendaftaran calon siswa tersebut ke Sekolah Theresia

Usai membacakan dan menyampaikan aspirasi atau bahan orasinya, Para orang tua siswa berharap Pihak Dinas Pendidikan Kota Batam yang diwakili oleh M Djupri Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Disdik Batam dan Firdaus Kasi Pembinaan Ketenagaan SMP Disdik Batam segera memanggil dan mempertanyakan serta menindak Pihak Yayasan Sekolah Theresia. Dan orang tua siswa berharap secepatnya aksi dari Disdik Batam.

Sementara, usai mendengar dan menjawab seluruh tuntutan orang tua siswa.  M Djufri mengaku telah mendengar sekilas berita desas desus adanya sikap arogan dan tindakan sewenang-wenang terhadap guru dan adanya laporan tertulis komite sekolah Yayasan Sekolah Theresia. Untuk itu, Disdik Batam berjanji akan menindak lanjutinya dan akan mengambil tindakan tegas dan melaporkan dan membahasnya bersama dengsn Kepala dinas Pendidikan. ( tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *