wahanaindonews.com, Natuna – Menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan kelangkaan Biosolar di sejumlah SPBU di Natuna, pihak Pertamina melalui Fuel Terminal Natuna memastikan stok Biosolar di terminal dalam kondisi aman dan penyaluran ke SPBU tetap berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Fuel Terminal Natuna, Pranoto, mengatakan operasional terminal berjalan normal. Menurutnya, kapal pengangkut BBM telah tiba sehingga ketersediaan stok Biosolar di Fuel Terminal Natuna tetap terjaga.
“Depot tetap normal, karena kapal tidak ada kendala sehingga minyak di depot tersedia,” ujar Pranoto kepada wahanaindonews.com, Senin, 6 Juli 2026.
Ia juga memastikan pasokan Biosolar ke depan dalam kondisi aman.
“Aman,” singkatnya.
Menanggapi adanya laporan masyarakat yang mengaku kesulitan memperoleh Biosolar di beberapa SPBU, Pranoto menjelaskan bahwa penyaluran dari Fuel Terminal ke SPBU telah dilakukan sesuai kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas.
“Pengiriman BBM Biosolar dari terminal ke SPBU sudah sesuai kuota yang diberikan BPH Migas,” jelasnya.
Bahkan, menurut Pranoto, pengiriman juga dilakukan ke SPBU yang sempat disebut masyarakat mengalami kekosongan pasokan.
“Untuk SPBU Simpang RSUD juga kemarin ada pengiriman,” katanya.
Meski demikian, pihak Fuel Terminal tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab adanya keluhan di lapangan.
Pranoto mengajak seluruh pihak melakukan pengecekan bersama agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat dipastikan kebenarannya.
“Mari sama-sama kita re-check agar transparan,” ujarnya.
Sementara itu, wahanaidonews.com masih berupaya mengonfirmasi pihak pengelola SPBU yang disebut masyarakat sempat tidak melayani penjualan Biosolar guna memperoleh penjelasan mengenai kondisi di lapangan.
Dengan demikian, informasi yang diterima masyarakat dapat tersaji secara utuh, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. (Remon)
Editor: Red











