wahanaindonews.com, Batam – Sekretaris DPRD Kota Batam, Ridwan Afandi, menerima kunjungan kerja peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor DPRD Kota Batam, Senin, 29 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai tata kelola administrasi pemerintahan berbasis teknologi informasi.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Kota Batam itu turut dihadiri Anggota DPRD Kota Batam, Hery Herlangga. Rombongan peserta Stula PKA disambut langsung oleh jajaran Sekretariat DPRD Kota Batam untuk berdiskusi mengenai praktik terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kedewanan.
Dalam sambutannya, Ridwan Afandi menyampaikan apresiasi atas dipilihnya DPRD Kota Batam sebagai lokasi studi lapangan. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi sarana bertukar pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih DPRD Kota Batam sebagai lokasi studi lapangan. Semoga kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi sarana berbagi pengalaman bagi kita semua,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ridwan memaparkan tugas dan fungsi Sekretariat DPRD Kota Batam sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab memberikan dukungan administrasi, persidangan, keuangan, hingga pelayanan kepada anggota DPRD.
Ia menjelaskan, Sekretariat DPRD Kota Batam terus melakukan inovasi melalui penerapan sistem kerja berbasis teknologi informasi atau e-governance. Sejumlah aplikasi seperti e-SPPD dan e-Tamu telah dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi.
“Tugas utama Sekretariat DPRD tentu saja mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan tugas-tugas kedewanan. Kami sangat terbantu dengan sistem kerja berbasis teknologi informasi atau e-governance melalui aplikasi seperti e-SPPD dan e-Tamu,” kata Ridwan.
Menurutnya, digitalisasi administrasi telah membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Selain mempercepat proses kerja, sistem tersebut juga mampu meminimalkan kesalahan dalam penyusunan administrasi pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Ridwan mengungkapkan, selama tiga tahun menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Batam, tingkat kesalahan administrasi berhasil ditekan berkat pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, penyimpanan dokumen secara digital juga dinilai lebih aman karena mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan arsip.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta Stula PKA mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan dalam menjalankan tugas organisasi pemerintahan, termasuk strategi membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Menanggapi hal tersebut, Ridwan menekankan bahwa komunikasi dan koordinasi merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai administrator pemerintahan.
“Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik, setiap permasalahan akan dapat dicarikan jalan keluarnya,” tegasnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antarlembaga sekaligus menjadi wadah berbagi inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berbasis teknologi informasi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. (Ros)
Editor: Red












