Wahanaindonews.com, Natuna – Pemerintah RI telah membangun tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di tujuh kabupaten di Indonesia, salah satunya di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ketujuh PLBN tersebut, termasuk PLBN Serasan, telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu, 2 Oktober 2024.
PLBN Serasan dibangun sejak tahun 2020 dan rampung pada tahun 2024 dengan anggaran mencapai Rp 145 miliar.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Natuna, Anrizal Zen, menyampaikan bahwa keberadaan PLBN ini akan mempermudah akses lintas batas serta memberikan manfaat besar bagi sektor ekonomi dan pariwisata di Natuna, terutama di wilayah Serasan, Selasa (15/10/2024).

“PLBN ini akan memudahkan kita yang berada di ujung utara Indonesia untuk melintasi perbatasan dengan lebih mudah,” ujar Anrizal.
Ia menambahkan, PLBN diharapkan mampu memperlancar kegiatan ekonomi, terutama dengan melegalkan perdagangan barang-barang yang sebelumnya dianggap ilegal.
“Ini diharapkan dapat meningkatkan perdagangan legal di wilayah perbatasan,” jelasnya.
Selain dampak ekonomi, Anrizal juga menyoroti potensi besar PLBN dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Natuna.
“Dengan adanya PLBN, kami berharap semakin banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, yang tertarik berkunjung ke wilayah ini,” ungkap Anrizal.
Anrizal juga menyebutkan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan pengembangan PLBN di Natuna berjalan dengan lancar.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengusulkan trayek kapal cepat dari Ranai, Subi, Serasan, hingga ke Sematan dan Sarawak di Malaysia.
“Dengan adanya kapal cepat ini, kita bisa mengangkut kebutuhan pokok dan juga wisatawan,” ujarnya.
Anrizal berharap keberadaan PLBN mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Natuna, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memajukan sektor pariwisata.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto, juga menyatakan dukungannya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah melalui BP2D Natuna telah menjalin kerja sama dengan beberapa investor yang tertarik mengembangkan sektor pariwisata di Serasan.
“Dengan dukungan dari berbagai pihak dan investor, Natuna diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata menarik yang mampu meningkatkan perekonomian,” ucapnya.
Ia menambahkan, sebagai Pemerintah Kabupaten, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah yang mendukung kemajuan daerah, baik dari segi ekonomi maupun pariwisata.
“Kita perlu berkolaborasi agar Natuna berkembang, baik dari segi pariwisata maupun sektor lainnya, demi kemajuan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (Oki)












