oleh

Aksi Demo Bubar, Setelah Dapat Penjelasan Dari Camat Riki, Penyiraman Jalan Dilakukan 3 Kali Sehari

-Bengkalis-136 views

wahanaindonews.com, Bengkalis – Pasca aksi demo damai yang dilakukan masyarakat Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau dan Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir.

Camat Mandau akhirnya menemui masyarakat dan melakukan dialog, di Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin, 9 Agustus 2021.

Camat Mandau Riki Rihardi didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) M.Rusydi RR, perwakilan Camat Pinggir Juliyasdi Tanjung, Lurah Talang Mandi Hj Erna Satria, Perwakilan Lurah Titian Antui Rhedo Naslin, dan perwakilan UPTD PUPR (pekerjaan umum penataan ruang) Rudi, dikawal puluhan personil Polsek Mandau dan beberapa personil Satpol PP Mandau.

Camat Riki mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah sangat peduli atas tuntutan masyarakat, dan meminta keseriusan dari masyarakat untuk membuat surat pernyataan kepada pemerintah dan ditandatangani semua warga setiap RT, khususnya yang berada di lingkungan Jl.Gajahmada sepanjang 3 KM sesuai tuntutan aksi demo. Agar pihak pemerintah bisa memanggil pihak pengusaha PKS dan RAM untuk mengambil solusi mengatasi penyiraman Jalan Gajahmada setiap harinya menunggu dibangun jalan itu.

“Kalau cuma kami pihak pemerintah yang melakukan pemanggilan pihak pengusaha tanpa adanya dasar surat pernyataan dari masyarakat, itu agak susah bapak/ibu.Jadi tolonglah kerjasamanya, kita sama-sama peduli dan memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak.Demi kelancaran roda perekonomian di Sebanga ini.Kami tunggu satu minggu surat pernyataan dari masyarakat,” ungkap Riki.

“Untuk mengatasi debu, selama satu minggu ini sambil menunggu surat pernyataan dari masyarakat, kami dari Camat Mandau dan Camat Pinggir akan melakukan penyiraman Jalan Gajahmada 3 kali sehari pakai mobil damkar,” sambung Riki.

Mengenai pembangunan jalan 3 KM, Camat Riki menerangkan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menganggarkan melalui APBD Bengkalis tahun 2020 hanya untuk 500 meter dan mulai dibangun September 2021 ini.

“Program Bupati Kasmarni tahun 2021 ini sudah dianggarkan melalui APBD Bengkalis, akan melanjutkan membangun 2,5 KM lagi Jalan Gajahmada pada tahun 2022.Jadi bapak/ibu tolong kerjasamanya, agar bersabar menunggu sampai tahun depan,” terang Riki.

Atas penjelasan dari Camat Mandau Riki Rihardi, perwakilan masyarakat yang dikoordinir Toga P.Hutagaol, VH Sihombing, Martaham Simorangkir, Sitanggang dan lainnya dapat menerimanya dan berjanji akan membuka blokir akses keluar-masuknya mobil roda 4/lebih khususnya mobil pengangkut buah sawit.

Pantauan media ini, sekitar pukul 16.00 WIB Toga P.Hutagaol dkk membuka blokir akses keluar-masuknya mobil roda 4 tersebut dan secara berangsur masyarakat yang melakukan aksi demo damai membubarkan diri, disaksikan pihak personil Polsek Mandau.(L.Batu/Sert).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed