oleh

Bupati Dairi Instruksikan PUTR Tangani Kerusakan Akibat Bencana Alam Tanah Pinem

-Dairi-368 views

wahanaindonews.com, Dairi – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk  menangani kerusakan jalan akibat bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Tanah Pinem pada tanggal 27 April 2021.

Kerusakan jalan yang yerjadi di beberapa lokasi tersebut langsung ditangani Dinas PUTR dengan menurunkan alat berat, seperti Motor Grader, Backhoe Loader dan Wheet Loader. Demikian disampaikan Kepala Dinas (Kadis) PUTR Anggara Sinurat pada Jumat (08/05/2021), dalam rilis persnya melalui  Kominfo Kabupaten Dairi.

Sejak Jumat 30 April 2021, Dinas PUTR menurunkan alat berat Grader untuk membersihkan dan memperbaiki badan jalan kurang lebih 6 Kilometer mulai dari Batas Karo, Namo Sanggar hingga Pasir Tengah. Sedangkan untuk alat berat Backhoe Loader dan Wheel Loader melakukan penanganan kurang lebih 20 kilometer mulai dari Namo Sanggar, Lau Njuhar II, Lau Njuhar I , Liang Jering sampai Siudang-udang.

Dalam hal ini, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, mengintruksikan Dinas PUTR untuk menambahkan alat berat agar pengerjaan perbaikan jalan cepat teratasi.

Atas arahan Bapak Bupati Dairi, Dinas PUTR Kabupaten Dairi telah melakukan penambahan alat berat berupa Bulldozer, Excavator dan  Evcavator ban karet.

Kemudian, Kadis PUTR Anggara Sinurat, mengatakan saat menuju lokasi tersebut, Excavator dan Bulldozer harus melalui Pertumbungen, karena kedua alat tersebut tidak bisa dilalui daru Dusun Naga sampai Juma Batu.

Hal ini disebabkan kondisi jalan yang sempit dan menanjak serta permukaan jalan yang sudah di rabat beton dan dapat rusak jika dilalui kedua alat berat tersebut. Sedangkan waktu tempuh yang dihadapi dari Pertumbungen menuju lokasi bencana mencapai 1 hingga 2 hari.

Selanjutnya, Ia juga mengatakan saat di lokasi bencana, kedua alat berat ini akan membersihkan batang-batang kayu yang berserakan di jembatan, sehingga jembatan dapat dipergunakan kembali dengan amanaman dan aliran sungai dapat berjalan dengan lancar kembali.

Lebih lanjut Anggara Sinurat menyampaikan bahwa di lokasi bencana, Excavator ban karet dalam penanganannya direncanakan akan menormalisasi kondisi jalan yang rusak selama 5 hari.

“Pemerintah Kabupaten Dairi akan terus berupaya melakukan penanganan bencana alam serta penanganan ruas jalan yang terdampak akibat bencana alam sehingga aktifitas masyarakat sehari hari dapat kembali berjalan dengan normal,” ucap Anggara.

Dalam penjelasannya, Kadis PUTR Anggara menjelaskan bahwa kondisi saat ini, progres pekerjaan yang telah dikerjakan mulai batas Karo sampai Mangan Milih sekitar 60 persen, Mangan Molih sampai Pasir Tengah sekitar 20 persen, Namo Sanggar dan Liang Jering sampai Siudang-udang sekitar 60 persen, serta Liang Jering sampai Simpang Alur subur sekitar 30 persen.

Terakhir, Kadis PUTR Anggara Sinurat menambahkan bahwa pekerjaan yang telah kami kerjakan diantaranya, pengupasan longsoran di jalan, penimbunan jalan yang amblas, penimbunan bahu jalan yang longsor, dan galian parit di Liang Jering dan Siudang-udang.

“Kami akan mengupayakan penyelesaian dengan secepat mungkin, walaupun Medan dan tantangan pekerjaan ini sangatlah berat, sehingga membutuhkan waktu yang tidak sedikit dalam penyelesaiannya,” tutup Anggara. (Edison Tumanggor)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed