wahanaindonews.com, Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Batam, Erlita Amsakar, mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia Nahdlatul Jam’iyah (LASQI-NJ) Kota Batam masa bakti 2026-2031.
Kepengurusan LASQI-NJ Kota Batam periode tersebut dikukuhkan di Kantor Wali Kota Batam, Rabu, 12 Agustus 2026. Pengukuhan dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Provinsi Kepulauan Riau, Yuniarni Pustoko Weni, dan disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah.
Firmansyah menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru LASQI-NJ Batam di bawah kepemimpinan Erlita Amsakar. Ia berharap organisasi tersebut semakin aktif mengembangkan seni Islami sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk berkarya dan mengembangkan bakat.
“Saya yakin dengan kepemimpinan dan kekompakan seluruh pengurus, LASQI-NJ Batam dapat semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, seni tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi media menyampaikan pesan moral, mempererat kebersamaan, serta menjaga nilai budaya dan keagamaan di tengah perkembangan zaman.
“LASQI-NJ bukan sekadar wadah seni. Ada ruang untuk membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dekat dengan generasi muda,” katanya.
Firmansyah menilai kepemimpinan Erlita Amsakar menjadi momentum untuk menghadirkan program-program LASQI-NJ yang lebih adaptif dan inovatif. Pembinaan seni qasidah diharapkan dapat diperluas sehingga menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas seni, dan masyarakat dalam membangun ekosistem seni Islami yang kuat. Kolaborasi tersebut dinilai dapat mendukung pembangunan karakter masyarakat Batam.
“Batam terus berkembang menjadi kota modern dan berdaya saing. Namun, kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan karakter, budaya, dan spiritualitas juga menjadi bagian penting,” ujarnya.
Firmansyah optimistis LASQI-NJ Batam di bawah kepemimpinan Erlita Amsakar mampu melahirkan berbagai inovasi, memperkuat pembinaan seni qasidah, serta mendorong lahirnya talenta-talenta terbaik yang dapat mengharumkan nama Batam hingga tingkat provinsi dan nasional.
“Yang kita bangun bukan hanya organisasi, tetapi juga gerakan kebudayaan. Semoga LASQI-NJ menjadi rumah bagi generasi yang kreatif dalam berkarya, kuat dalam karakter, dan tetap menjunjung nilai-nilai agama,” katanya.
Sementara itu, Erlita Amsakar bersama jajaran pengurus akan menjalankan amanah memimpin LASQI-NJ Batam selama periode 2026-2031. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kebudayaan masyarakat.
Pemerintah Kota Batam juga mendorong agar sinergi dengan LASQI-NJ terus diperkuat. Organisasi tersebut diharapkan menjadi salah satu wadah pengembangan potensi generasi muda sekaligus memperkuat identitas Batam sebagai kota yang modern, harmonis, religius, dan berbudaya. (Putra)
Editor: Patar












