wahanaindonews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) mulai melelang pekerjaan pemeliharaan lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.
Pemeliharaan tersebut difokuskan pada penguatan dua pilar atau pondasi jembatan guna memastikan konstruksi tetap kokoh dan mencegah terulangnya kerusakan seperti yang terjadi pada November 2024 lalu, ketika jembatan mengalami kemiringan akibat dua pondasi tergerus banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan pekerjaan yang saat ini memasuki tahap lelang merupakan tindak lanjut dari upaya perbaikan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Yang baru dilelang adalah pekerjaan pemeliharaan Jembatan Sei Rokan Kiri di Ujung Batu yang sebelumnya sempat miring. Dua pilar atau pondasi tiang jembatan akan kita perkuat, agar tidak terjadi lagi seperti sebelumnya,” ujar Zulfahmi, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, penguatan dilakukan untuk melindungi pondasi jembatan dari gerusan akibat pasang surut dan derasnya arus Sungai Rokan Kiri. Metode konstruksi yang digunakan tetap sama dengan pekerjaan penguatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Tambahan penguatan pada pilar ini bertujuan agar pondasi tidak tergerus oleh pasang surut air sungai. Konstruksinya sama seperti yang telah dikerjakan sebelumnya,” jelasnya.
Jembatan Sei Rokan Kiri merupakan infrastruktur vital di ruas jalan provinsi Tandun–Pasir Pengaraian. Keberadaannya menjadi penghubung utama Kecamatan Ujung Batu dengan ibu kota Kabupaten Rokan Hulu sekaligus jalur strategis menuju Pekanbaru dan Sumatera Utara.
Sebelumnya, pada 23 November 2024, jembatan tersebut mengalami kemiringan setelah salah satu pilarnya bergeser akibat derasnya arus Sungai Rokan Kiri yang membawa tumpukan kayu saat banjir. Dampaknya, badan jembatan turun sekitar 80 hingga 86 sentimeter sehingga kendaraan roda empat dilarang melintas dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.
Untuk memulihkan fungsi jembatan, Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,32 miliar. Perbaikan yang dimulai pada Mei 2025 meliputi penguatan pilar menggunakan pipa baja dan sheet pile. Selama proses pekerjaan berlangsung, jembatan sempat ditutup total demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Melalui pemeliharaan lanjutan yang kini memasuki tahap lelang, Pemprov Riau berharap ketahanan konstruksi Jembatan Sei Rokan Kiri semakin meningkat sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjamin kelancaran arus transportasi di Kabupaten Rokan Hulu. (Melyson)
Editor: Patar








