wahanaindonews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meresmikan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Minggu, 2 Agustus 2026.
Kehadiran pondok pesantren tersebut diharapkan menjadi pusat pendidikan Islam yang mampu mencetak generasi berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Nyanyang mengatakan peresmian Pondok Pesantren Nur Iman menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Riau. Menurutnya, tantangan global yang semakin kompleks menuntut hadirnya lembaga pendidikan yang tidak hanya membekali generasi muda dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai-nilai keagamaan.
“Pondok pesantren telah terbukti menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa. Dari pesantren lahir para ulama, pemimpin, dan tokoh masyarakat yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah maupun negara. Kehadiran Pondok Pesantren Nur Iman diharapkan menjadi cahaya penerang bagi masyarakat sekaligus tempat lahirnya generasi penerus yang unggul,” ujar Nyanyang.
Ia menegaskan, sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sekaligus menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, pembangunan SDM harus menjadi prioritas melalui penguatan sektor pendidikan, termasuk pendidikan berbasis pesantren.
Menurut Nyanyang, pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, memiliki semangat cinta tanah air, serta mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif dari luar.
Ia berharap Pondok Pesantren Nur Iman tidak hanya menjadi lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat bagi warga Pulau Kasu dan wilayah sekitarnya.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Nyanyang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman. Menurutnya, keberadaan pesantren merupakan investasi jangka panjang dalam membina akhlak, karakter, dan moral generasi muda.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur secara resmi membuka operasional Pondok Pesantren Nur Iman dengan mengucapkan basmalah. Ia berharap pondok pesantren tersebut senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT serta mampu melahirkan generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, daerah, dan bangsa. (Putra)
Editor: Patar












