Karimun – Dampak pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa hari di Kabupaten Karimun mendapat perhatian dari jajaran kepolisian. Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya di tengah gangguan pasokan listrik.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama pemadaman listrik yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Jangan mudah terpancing isu atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Tetap tenang dan utamakan keselamatan,” kata Yunita dalam keterangannya, Kamis, 23 Juli 2026.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar mematikan atau mencabut seluruh peralatan elektronik dari sumber listrik selama pemadaman berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan arus saat aliran listrik kembali normal.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal dengan memastikan rumah, kendaraan, dan lingkungan sekitar dalam kondisi aman. Penggunaan lilin, lampu darurat, maupun generator set (genset) juga harus diawasi dengan baik guna mencegah risiko kebakaran maupun kecelakaan.
Yunita turut mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial dengan saling membantu, khususnya kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang membutuhkan bantuan selama pemadaman berlangsung.
Kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas atau kondisi darurat melalui layanan Call Center 110. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama situasi pemadaman listrik yang berkepanjangan di Kabupaten Karimun. (Jan)
Editor: Patar











