wahanaindonews.com, Batam – DPRD Kabupaten Karimun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2025. Sidang berlangsung di Ruang Rapat Balai Rong Sri, Kantor DPRD Karimun, Senin, 20 Juli 2026.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, didampingi Wakil Ketua I Satria dan Wakil Ketua II Ady Hermawan. Hadir dalam rapat tersebut Bupati Karimun Iskandar Syah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para undangan.
Dalam laporan Banggar yang dibacakan Eri Januardin, DPRD menilai pelaksanaan APBD Kabupaten Karimun Tahun 2025 menunjukkan kinerja keuangan yang cukup baik. Penilaian tersebut didukung dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Banggar mencatat realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,551 triliun atau 97,64 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp4,544 triliun atau 92,39 persen dari target. Adapun Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tercatat sebesar Rp70,897 miliar.
Meski memberikan apresiasi terhadap pengelolaan keuangan daerah, Banggar DPRD juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. Di antaranya mendorong peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), memberdayakan pelaku UMKM, serta meningkatkan kualitas pelayanan di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Iskandar Syah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Karimun atas kerja sama yang telah terjalin sebagai mitra pemerintah daerah.

Ia menegaskan seluruh pandangan, catatan, dan rekomendasi yang disampaikan Banggar maupun fraksi-fraksi DPRD akan menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan.
“Pemerintah daerah akan bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari berbagai sektor demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Karimun yang lebih maju,” ujar Iskandar Syah. (Jan)
Editor: Patar











