DPRD Karimun Gelar Rapat Penyampaian Rancangan RPJMD 2025-2029

wahanaindonews.com, Karimun – DPRD Karimun menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Terhadap Rancangan Awal RPJMD Tahun 2025-2029, pada Rabu, 30 April 2025.

Wakil Bupati Karimun Rocky M Bawole, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menegaskan komitmennya dalam menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang selaras dengan visi dan misi Bupati Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, yakni mewujudkan Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Ia menekankan pentingnya menjaga fokus pembangunan daerah meski kondisi keuangan belum sepenuhnya stabil.

Wakil Bupati (Wabup) Karimun Rocky M Bawole, saat menyampaikan sambutan di Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Terhadap Rancangan Awal RPJMD Tahun 2025-2029 bersama DPRD Kabupaten Karimun, pada Rabu, 30 April 2025. Foto (Ist)

“RPJMD ini menjadi panduan utama pembangunan lima tahun ke depan. Pelayanan dasar masyarakat menjadi prioritas, termasuk menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga kisaran 3,28–2,93 persen pada 2029,” jelas Rocky.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPRD Karimun, Adi Hermawan, menyatakan bahwa seluruh fraksi di DPRD akan melakukan pembahasan secara maraton selama 10 hari ke depan guna menelaah isi dokumen RPJMD secara menyeluruh.

“Fraksi akan bekerja intensif. Harapannya, RPJMD ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Adi.

Para anggota DPRD Karimun. Foto (Ist)

Setelah pembahasan oleh fraksi-fraksi, RPJMD akan ditetapkan sebagai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan dibahas bersama antara DPRD dan Pemda.

Selanjutnya, dokumen tersebut akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adi menambahkan bahwa DPRD Karimun akan mengawal realisasi program-program pembangunan agar tetap sejalan dengan visi-misi kepala daerah.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang mengingat keterbatasan anggaran yang dihadapi.

“Kami akan mengontrol pelaksanaan program agar target tahunan tercapai dengan efektif. Perencanaan yang cermat adalah kunci keberhasilan di tengah tantangan fiskal,” pungkasnya.

RPJMD 2025–2029 diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pembangunan Karimun yang inklusif dan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan. (Jan)

Editor: Sar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *