oleh

Polisi Gelar Rekonstruksi Adegan Pembunuhan di Bengkong

wahanaindonews.com, Batam – Kepolisian Polsek Bengkong gelar rekonstruksi adegan pembunuhan terhadap Zulfan pekerja meubel di kawasan Telaga Indah Blok K2 No. 33-34 Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong pada Sabtu, 12 Juni 2021 lalu. Ada 18 adegan yang diperagakan pelaku Hanani Hananto.

Dalam Rekonstruksi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal didampingi Kanit Reskrim, Ipda Rio Ardian, perwakilan Kejaksaan Negeri Batam, Immanuel, tim Inafis Polresta Barelang beserta jajaran Polsek Bengkong.

“Sebanyak 18 adegan rekonstruksi yang diperagakan dari tersangka dan sudah jelas di dalam rekonstruksi,” ucap Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal, Kamis, 1 Juli 2021.

Dijelaskan Kapolsek Bengkong, dari 18 adegan rekonstruksi yang diperagakan, adegan ke-13 terungkap pelaku menusuk korban dengan menggunakan pisau hingga tembus ke jantung.

Baca :  Bobi Alexander Siregar Gelar Reses, Siap Tampung Aspirasi Masyarakat RW 20 Kabil

“Untuk luka dari pada korban ada yang fatal mengenai jantung menggunakan pisau tembus ke jantung dan itu telah dilakukan otopsi oleh dokter otopsi,” jelas Kapolsek Bengkong.

Motifnya dari hasil pemeriksaan karena sakit hati dan sering dibully sementara Pasal yang kita sangkakan kepada pelaku dugaan tindakan pembunuhan yakni Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3.

Diberitakan sebelumnya korban Zulfan asal Pasaman, Sumatera Barat ditemukan tewas bersimbah darah akibat pisau yang ditusukkan ke dada kirinya yang dilakukan Hanani Hananto karena sakit hati sering dihina dan dibully.

(Juarsen)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed