Pemkab Bintan Cari Solusi Antisipasi Dampak Resesi Ekonomi, Ini Langkahnya

oleh -8 views

Bintan,Wahanaindonews.com – Pemkab Bintan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengambil ancang-ancang antisipasi dampak resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Kepala DPMD Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pihaknya terus mencari inovasi upaya pemulihan ekonomi. Khususnya di kampung-kampung maupun desa-desa,

Bintan, kata Ronny, memiliki 36 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Dimulai saat ini setiap desa sudah mulai membuat Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Melalui program itu akan dilakukan pemberdayaan masyarakat untuk membantu perekonomian rumah tangganya.

“Desa juga mempunyai tanggungjawab untuk membantu dan mempekerjakan warganya dalam sektor yang disepakati di forum desa,” ucapnya, Kamis, 1 Oktober 2020.

Misalnya, dijelaskan Ronny ada lahan desa yang bisa digarap untuk pertanian. Nantinya lahan itu akan ditanami bibit tanaman oleh warga setempat.

“Pekerjanya orang kampung setempat. Untuk bibitnya, akan dikasih lalu mereka merawat dan digaji juga. Sistem kontrak dengan upah Rp 100 ribu perharinya,” katanya dilansir dari Batamnews.co.id.

Namun diharapkannya tanaman yang digarap itu sifatnya bisa terukur. Seperti jagung, sayuran maupun sorghum pengganti beras. Baik dalam dua bulan, tiga bulan atau enam bulan sekali panen. Sehingga pasca panen produksinya itu bisa dijual oleh BUMDes.

Dengan memanfaatkan lahan desa serta mempekerjakan warga dalam menggarap pertanian maka tidak ada lagi warga yang menganggur. Baik di setiap perkampungan maupun desa. “BUMDes yang membantu mempromosikan produk yang dihasilkan oleh usaha kelompok masyarakat yang diberdayakan sebagai petani. Bisa juga bidang lainnya,” jelasnya.

“Targetnya teman-teman pelaku usaha mesti punya visi enterpeneurship. Arah penanggulangan pandemi Covid-19, kepala desa dan ketua BUMDes harus punya jiwa kewirausahaan karena kalau tidak kayak gitu, akan terjebak dalam resesi dunia. Jadi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan, bagaimana menggali dan optimalkan potensi yang ada serta membantu UMKM yang butuh bantuan. Kalau bersama-sama, saya yakin mudah-mudahan kita bisa bangkit dari keterpurukan resesi ekonomi,” ucapnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *