Ketua BMKG Batam: Minimnya Curah Hujan Warga Diminta Hemat Air

oleh -178 views

Batam, Wahanaindonews.com Ketua BMKG Batam ; Menurut perhitungan kita, Minim nya Curah hujan di bulan pebuari mendatang, perCuaca ekstrim tidak terjadi di Batam dan berharap masyarakat menjaga lingkungan dan hemat air, untuk menghemat persedian air baku. kita berupaya terus membangun tempat penampungan air.

 

Semtara Manager Air Baku BP Batam Adjat Widagdo mengatakan, kondisi waduk masih terus akan di perbaiki.
Hal itu disampaikan dalam Konperensi Pers Jumat (07/02) di Aula Humas BP Batam.

Lebih jauh, Adjat; menjelaskan,proses lelang perbaikan perbaikan Waduk Tembesi masih belum jalan; namun masih terus diupayakan terus.

Sementara dalam kesempatan itu, Kepala BMKG Wayan mengatakan; proses ketersediaan air bersih terus dilakukan.
Ada juga dengan munculnya awan lalu dilakukan modifikasi.Jika memungkinkan; maka akan dilakukan demi mengisi air waduk.
Kalau cuaca tidak begitu berpengaruh lama,dan efeknya hanya sekitra sebulan saja.

Sementara itu Adjat berkata bahwa situasi waduk sekarang ini memang tak begitu masalah; jika tak ada cuaca ekstrim.
Makanya karena tak ada cuaca ekstrim di Batam dan Kepri; paling janya sebulan saja masalah air.
Pada bulan April Mei nanti akan datang hujan dan air akan tersedia lagi.
Menjawab adanya kegiatan disekitar waduk,seperti budidayabudang dll, Adjat menjawab, benar akan berpengaruh terhadap kwalitas air.
Karena pakan udang dan ikan; jelas merusak kwalitas air,ujar Adjat.
Ditanya soal kegiatan yang merusak waduk, seperti motor dan mobil bisa masuk,juga bercocok tanam, Adjat menjawab akan terus mendorong agar masyarakat care terhadap air bersih.

Pada bagian lain, Kabag Humas BP Batam Dendi Gustendi dalam Konperensi Pers,Jumat 07 Feb.2020 itu mengatakan, akan terus membangun kepedulian.
Membangun rasa kepedulian bersama instansi lainnya di Batam,dan itu pernah dilakukan event beberapa waktu lalu dengan pesan kampanye kepedulian lingkungan, ujar Dendi.

Lebih jauh kata Dendi, Pengelolaan air bersih,BP Batam sudah kembangkan Intregrated Total Water Management (ITWM).
Konsep ITWM ini akan sangat baik dijalankan, seperti mengelola air laut menjadi air baku.

Ketika ditanya soal Waduk Sei Gong, saat ini masih, Adjat menyebut masih dalam penyediaan dan kerja sama BP Batam dengan pihak Departemen Pekerjaan Umum.Dan belum beroperasi.(robet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *