Kolaborasi Pemkab Bintan dan BKKBN Kepri, Gelar OKE GAS 2026 di Desa Mapur

Berita, Bintan, Sosial56 views

wahanaindonews.com, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan secara resmi membuka Kegiatan Orientasi Keluarga Gerakan Atasi Stunting (OKE GAS) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir.

Pemilihan Desa Mapur sebagai lokasi kegiatan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bahwa pembangunan keluarga dan perhatian kesehatan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, khususnya Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan acara tersebut.

“Setiap keluarga di Kabupaten Bintan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan, pendampingan, dan kesempatan hidup yang lebih baik. Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, melainkan menyangkut kualitas kesehatan, kecerdasan, dan masa depan generasi penerus bangsa,” tegas Roby, Selasa, 27 Oktober 2026.

Bupati Roby juga mengapresiasi kerja keras para kader, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, TP-PKK, serta pemerintah Kecamatan dan Desa. Menurutnya, kondisi geografis Kecamatan Bintan Pesisir yang berbasis kepulauan memberikan tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.

Upaya penanganan stunting di Kabupaten Bintan mencatatkan hasil yang positif, di mana jumlah kasus stunting menurun signifikan dari 569 kasus pada tahun 2021 menjadi 383 kasus pada tahun 2022. Atas keberhasilan kinerja tersebut, Pemkab Bintan juga berhasil menerima Dana Insentif Fiskal sebesar Rp. 5,9 Miliar pada tahun 2025 lalu.

Kegiatan OKE GAS 2026 ini sendiri mencakup pemberian bantuan hingga serangkaian intervensi lintas sektor dan pelayanan keluarga secara menyeluruh, mulai dari program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Pelayanan Kesehatan dan KB, Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Edukasi Remaja.

Bupati Bintan berpesan kepada keluarga penerima bantuan agar memanfaatkan serta menjaga keberlanjutan bantuan yang telah diberikan. Ia mengimbau para ibu hamil dan keluarga balita untuk rutin memanfaatkan pelayanan posyandu dan aktif menerima pendampingan dari TPK.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi berkelanjutan ini adalah langkah nyata kita bersama menuju Bintan Juara, Bintan yang semakin maju melalui masyarakat yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” tutupnya. (Juliadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *