Pelanggan Terdampak Pemadaman, PLN Batam Beri Kompensasi hingga 25 Persen

Batam, Berita4 views

wahanaindonews.com, Batam – PT PLN Batam berkomitmen memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas di Kota Batam pada Senin, 12 Oktober 2026.

Kompensasi tersebut diberikan apabila gangguan yang terjadi melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan kepada pelanggan.

PLN Batam menyatakan, kompensasi bagi pelanggan reguler sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan, mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017. Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak mendapatkan kompensasi sebesar 15 hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), sesuai jenis layanan yang diperjanjikan.

Pemberian kompensasi dilakukan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara mandiri.

Sebelumnya, gangguan sistem kelistrikan terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 06.37 WIB dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Batam.

Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Kejadian tersebut menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik kepada pelanggan.

Meski demikian, penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.

PLN Batam menyebutkan, proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak berhasil dinormalkan, kemudian dilanjutkan dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak kembali menyala.

Proses pemulihan dilakukan melalui sejumlah tahapan teknis, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan.

Meski pasokan listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta memastikan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan tersebut.

PLN Batam juga mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Perusahaan menyatakan akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah Batam, Rempang, Galang, dan wilayah kerja lainnya. (Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *