wahanaindonews.cok, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong Kejuaraan Bola Basket Bass Cup III 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda potensial di Kota Batam.
Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri sekaligus menutup Kejuaraan Bola Basket Bass Cup III 2026 di GOR TM Arena, Minggu, 13 September 2026.
Amsakar mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga yang digelar secara berkelanjutan dapat memberikan ruang kepada atlet muda untuk mengasah kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet yang nantinya bisa kita rekrut untuk memperkuat tim Kota Batam dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.
Ia berharap Bass Cup maupun kompetisi bola basket lainnya dapat terus dilaksanakan secara konsisten. Semakin banyak pertandingan yang diikuti, kata Amsakar, akan semakin besar pula kesempatan para pemain untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya.
Menurutnya, keberadaan kompetisi secara rutin juga penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Atlet tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga pengalaman menghadapi lawan dengan karakter dan kemampuan yang berbeda.
Amsakar turut mengingatkan klub dan seluruh peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Ia menilai kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah kompetisi olahraga.
Sportivitas dan kemampuan menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa, lanjutnya, merupakan karakter penting yang harus dimiliki setiap atlet. Kekalahan maupun kemenangan harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan.
“Kepada para klub, saya ucapkan selamat kepada yang sudah sampai pada tahapan ini. Yang paling penting bagaimana kita menjunjung sportivitas dan memahami bahwa dalam setiap event pasti ada evaluasi. Dari evaluasi itulah kita bisa terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas,” katanya.
Di sisi lain, Amsakar menegaskan Pemerintah Kota Batam terus membuka ruang bagi perkembangan olahraga di daerah. Menurutnya, pengalaman Batam menjadi tuan rumah FIBA 3×3 Batam Championship yang diikuti peserta dari 23 negara menjadi salah satu bukti bahwa daerah tersebut memiliki potensi dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga berskala internasional.
“Batam sudah membuat sejarah dengan menyelenggarakan FIBA 3×3 Batam Championship yang menghadirkan 23 negara. Tidak tertutup kemungkinan ke depan kita akan meningkatkan levelnya menjadi event internasional yang lebih besar,” ungkapnya.
Amsakar optimistis semakin banyak kompetisi olahraga yang digelar di Batam akan membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet muda untuk berkembang dan meraih prestasi. Pemerintah daerah, menurutnya, akan terus memberikan ruang bagi kegiatan yang mendukung kemajuan olahraga.
Ia berharap Bass Cup dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang konsisten dan memiliki kontribusi nyata terhadap pembinaan atlet basket di Kota Batam.
“Semoga kegiatan ini terus berkembang, semakin baik dari tahun ke tahun, dan menjadi bagian dari proses kita melahirkan atlet-atlet terbaik Kota Batam,” tutupnya. (Putra)
Editor: Patar










