wahanaindonews.com, Natuna – Kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Natuna menjadi perhatian dalam kunjungan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura bersama rombongan, Rabu, 2 September 2026.
Anggota DPRD Provinsi Kepri daerah pemilihan Natuna-Anambas, Mustamin Bakri, menilai kesiapan SPPG di Jalan Patimura, Kelurahan Bandarsyah, tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah perbatasan.
Menurut Mustamin, keberadaan SPPG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat. Lebih dari itu, program tersebut juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi apabila pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat.
“Kita tentu mengapresiasi keterlibatan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja. Ini bukan hanya soal pelaksanaan program MBG, tetapi juga bagaimana program pemerintah memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat Natuna,” ujar Mustamin.
Ia menyebut, keterlibatan tenaga kerja lokal dapat membuka kesempatan kerja sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Dalam peninjauan tersebut, aspek kebersihan, sanitasi, ketersediaan air bersih serta kelengkapan fasilitas SPPG juga menjadi perhatian. Mustamin menilai standar tersebut harus dipertahankan, mengingat SPPG berkaitan langsung dengan penyediaan makanan untuk masyarakat, khususnya anak-anak.
“Standar kebersihan, sanitasi dan air bersih harus menjadi perhatian utama. Jangan hanya bagus ketika awal berjalan, tetapi harus dipastikan konsisten setiap hari,” tegasnya.
Mustamin juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik beserta jajaran terkait, terus diperkuat sehingga pelaksanaan MBG di Natuna berjalan sesuai tujuan.
Menurutnya, program MBG harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kalau anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang baik, kita sedang menyiapkan generasi Natuna yang lebih sehat dan berkualitas. Karena itu program ini harus dikawal bersama,” katanya.
Mustamin menambahkan, keberhasilan MBG di Natuna tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberdayakan potensi masyarakat dan pelaku ekonomi lokal.
Dengan kesiapan SPPG serta dukungan lintas pemerintahan, ia optimistis pelaksanaan MBG di Natuna dapat berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Remon)
Editor: Patar






