wahanaindonews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar Operasi Pasar Murah di sejumlah wilayah. Program ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pada pekan ini operasi pasar murah dilaksanakan di lima titik yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
“Pada pekan ini terdapat lima titik lokasi operasi pasar murah, yang tersebar di dua daerah, yakni Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru,” ujar Tetty, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan dimulai pada Senin (3/8) di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru. Selanjutnya, Selasa, 4 Agustus 2026, operasi pasar murah digelar di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, Kota Pekanbaru.
Kemudian pada Rabu, 5 Agustus 2026, kegiatan berlanjut di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Setelah itu, Kamis, 6 Agustus 2026 operasi pasar murah kembali hadir di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, dan ditutup pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru.
Menurut Tetty, pelaksanaan operasi pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga pasokan bahan pokok, memperlancar distribusi, serta menekan gejolak harga di tengah masyarakat.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” katanya.
Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan. Beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Beras Anak Daro dan Beras Sokan tersedia dengan harga Rp165.000 per 10 kilogram serta Rp83.000 per kemasan 5 kilogram.
Selain itu, gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2.000 per kemasan 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per kemasan 250 gram, dan telur ayam Rp49.000 per papan.
Pemprov Riau juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. (Melyson)
Editor: Patar












