wahanaindonews.com, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas dan Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam upaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin, 18 Mei 2026, dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Acara tersebut diikuti sekitar 160 peserta yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Riau.
Kepala Diskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, mengatakan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Menurut Hendri, rakor dan bimtek tersebut bukan hanya menjadi kegiatan teknis, tetapi juga forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyelaraskan persepsi, visi, dan langkah strategis antara PPID provinsi dan kabupaten/kota dalam implementasi keterbukaan informasi di masing-masing instansi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga indeks keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri maupun pemerintah kabupaten/kota terus mengalami peningkatan.
Hendri turut mengungkapkan capaian membanggakan yang diraih Kepri dalam penilaian keterbukaan informasi publik tingkat nasional tahun 2025. Kepri berhasil menempati peringkat kelima nasional sekaligus menjadi provinsi terbaik di luar Pulau Jawa.
“Capaian ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Kepri,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PPID provinsi maupun kabupaten/kota yang selama ini konsisten menjaga keterbukaan informasi publik di daerah.
Menurutnya, Kepri berhasil mempertahankan predikat “Informatif” dengan nilai indeks yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut.
“Prestasi di atas kertas dan angka-angka indeks jangan sampai membuat kita terlena. Keterbukaan Informasi Publik bukan sekadar ajang penilaian tahunan atau memenuhi kewajiban administratif semata,” tegas Nyanyang.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi harus menjadi budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan berjalan seiring dengan meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Nyanyang juga menekankan pentingnya penguatan komitmen pimpinan, dukungan anggaran dan sumber daya manusia, serta percepatan digitalisasi layanan informasi publik.
“Pelayanan informasi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Permohonan informasi harus mudah diakses melalui internet maupun perangkat seluler, cepat direspons, dan didukung admin yang kompeten,” ujarnya.
Nyanyang menargetkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri maupun pemerintah kabupaten/kota se-Kepri dapat meraih predikat “Informatif” dalam penilaian monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik.
Selain itu, ia meminta seluruh instansi lebih proaktif menyediakan informasi berkala melalui website resmi dan media sosial agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang dibutuhkan.
“Jangan menunggu masyarakat meminta informasi baru kita bergerak. Informasi yang wajib diumumkan harus tersedia secara berkala, mudah dipahami, dan mudah diakses,” katanya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Komisioner Komisi Informasi Pusat, Rospita Vici Paulyn, serta perwakilan Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Rega Tadeak Hakim, yang mengikuti kegiatan secara virtual.
Turut hadir Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau, Arison, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, staf ahli gubernur, para kepala OPD Provinsi Kepri, serta kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. (Ros)
Editor: Juliadi










