wahanaindonews.com, Natuna – Mahalnya harga tiket pesawat rute Natuna-Batam menjadi salah satu kendala dalam persiapan keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Natuna menuju MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026.
Hal itu disampaikan Kabag Kesra Setda Natuna Sudirman usai rapat persiapan Training Center (TC) dan keberangkatan kafilah MTQ di lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Senin, 11 Mei 2026.
Menurut Sudirman, tingginya biaya transportasi udara cukup mempengaruhi anggaran pelaksanaan MTQ, terutama karena rombongan tidak memiliki banyak pilihan penerbangan dan terpaksa menggunakan maskapai Wings Air.
Selain harga tiket yang mahal, biaya tambahan bagasi juga dinilai cukup membebani anggaran perjalanan kafilah.
“Mengngingat waktunya, mau tidak mau harus berangkat menggunakan Wings Air, sementara harga tiket cukup mahal, ditambah lagi biaya bagasi,” ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Natuna tetap berkomitmen mendukung penuh keikutsertaan kafilah pada MTQ tingkat Provinsi Kepri yang akan berlangsung di Tanjungpinang pada 4 hingga 7 Juli 2026.
Sudirman menyebut, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar lebih untuk mendukung pelaksanaan MTQ tahun ini.
Namun, realisasi penggunaan anggaran diperkirakan berada di kisaran Rp600 juta.
“Anggaran yang disiapkan sekitar satu miliar lebih, tapi nanti kita lihat realisasinya, kemungkinan sekitar enam ratus juta,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, Kabupaten Natuna tahun ini akan mengikuti delapan cabang perlombaan pada MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Selain pembinaan peserta melalui TC, Pemkab Natuna juga menyiapkan bonus bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.
Bonus akan diberikan kepada juara 1 hingga juara 3. Sementara itu, para pelatih dan pihak terkait lainnya juga akan menerima honor sesuai Standar Satuan Harga (SSH) yang berlaku.
“Untuk juara 1 sampai 3 ada bonus. Kemudian pelatih dan lainnya diberikan honor sesuai SSH,” kata Sudirman.
Pemkab Natuna berharap seluruh persiapan dapat berjalan maksimal sehingga kafilah daerah mampu tampil optimal dan membawa pulang prestasi terbaik pada MTQ Kepri 2026 nanti. (Remon)
Editor: Juliadi











