wahanaindonews.com, Karimun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karimun Tahun Anggaran 2024. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Balai Rong Sri DPRD Karimun, Senin, 26 Mei 2025.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, ST., M.M., bersama para wakil dan anggota dewan, sejumlah kepala SKPD, Kapolsek Tebing AKP Binsar Samosir, serta perwakilan dari Kodim TBK.

Dalam pembacaan laporan pandangan Pansus, Anggota DPRD Hasanuddin menegaskan bahwa penyusunan LKPJ tahun anggaran 2024 merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan kesungguhan. Ia menyoroti banyaknya permasalahan yang belum terselesaikan dan berharap Pemerintah Daerah dapat bekerja lebih giat untuk merealisasikannya.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Karimun untuk segera memperbaiki kinerja birokrasi, mengingat banyak hal yang belum optimal, termasuk pendapatan daerah yang belum tercapai, baik dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), retribusi jasa umum, bagi hasil, hingga transfer daerah,” ujarnya.

Hasanuddin juga mendorong pemerintah untuk melakukan identifikasi ulang terhadap potensi sumber retribusi daerah serta mengevaluasi sektor-sektor yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mengakui bahwa saat ini Karimun tengah menghadapi sejumlah persoalan krusial, seperti kekurangan tenaga dokter di RSUD Tanjung Batu dan persoalan pengelolaan sampah.

“Hari ini Bupati Karimun sedang berada di Tanjung Batu dalam rangka menangani beberapa hal tersebut. Mudah-mudahan semua pandangan dan masukan dari Pansus dapat diatasi melalui sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait,” tutur Rocky menutup pernyataannya. (Jan)
Editor: Sar






