Amsakar-Li Claudia Tegaskan Arah Pembangunan Batam Lima Tahun ke Depan Lewat Musrenbang RPJMD 2025–2029

Batam, Berita44 views

wahanaindonews.com, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menegaskan arah pembangunan Kota Batam untuk lima tahun ke depan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Senin, 5 Mei 2025.

Musrenbang ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen RPJMD Batam 2025-2029 dengan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempertajam, menyelaraskan, mengklarifikasi, dan menyepakati tujuan, sasaran, strategi, serta arah kebijakan dan program prioritas pembangunan, sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan masukan demi penyempurnaan dokumen RPJMD yang saat ini memasuki tahap penyusunan rancangan, setelah sebelumnya dilakukan konsultasi awal dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pada 28 April 2025.

“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa dokumen RPJMD yang kita susun benar-benar menjawab permasalahan di lapangan dan mampu mendorong transformasi Kota Batam ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan bahwa proses selanjutnya adalah penyusunan rancangan akhir RPJMD yang akan direviu oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), kemudian disampaikan dalam bentuk Rancangan Peraturan Daerah kepada DPRD Kota Batam paling lambat minggu kedua Juli 2025 untuk disepakati bersama dan selanjutnya dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi.

Visi pembangunan Kota Batam lima tahun ke depan, lanjut Amsakar, adalah “Batam Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan di Asia Tenggara.”

Untuk mewujudkannya, telah dirumuskan lima misi utama dan 15 program prioritas, serta tujuh tujuan pembangunan yang meliputi peningkatan daya saing ekonomi, kualitas hidup dan SDM, reformasi birokrasi, pembangunan berkelanjutan, dan pelestarian budaya lokal.

Amsakar juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor baik antar perangkat daerah, BP Batam, akademisi, pelaku usaha, hingga kementerian dan lembaga terkait untuk mendorong optimalisasi pendapatan daerah serta percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM. Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) turut disebut sebagai salah satu instrumen pendukung.

“Seluruh janji kampanye dan program prioritas yang telah kami sampaikan kepada masyarakat akan kami realisasikan dan terintegrasi di dalam RPJMD,” tegas Amsakar.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan dan masukan demi terciptanya perencanaan pembangunan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Kota Batam saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Indikator seperti pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan tren positif, sementara angka pengangguran dan kemiskinan terus menurun.

Sejumlah program yang telah berjalan antara lain bantuan untuk lansia, subsidi SPP bagi siswa SD dan SMP, cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 93 persen, serta perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Menutup sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya transformasi kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan SDM. “Daerah perbatasan seperti Batam harus dijaga oleh generasi hebat, dan itu dimulai sekarang. Jika kita semua sudah sehati, insyaallah Batam semakin jaya,” pungkasnya.

Musrenbang RPJMD ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi langkah strategis pembangunan Kota Batam menuju masa depan yang lebih maju dan inklusif. (Ros)

Editor: Sar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *