wahanaindonews.com, Batam – PT PLN Batam memastikan bahwa pasokan listrik untuk rumah-rumah relokasi di Tanjung Banon, Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, telah tersedia dan siap digunakan oleh masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam, Raditya Suryadanu, pada Sabtu, 29 Maret 2025 lalu di Tanjung Banon.
Raditya mengungkapkan bahwa dari total sekitar 300 unit rumah relokasi yang telah dibangun di Tanjung Banon, sebanyak 150 unit di antaranya sudah teraliri listrik.
Rumah-rumah ini merupakan bagian dari total 1.000 unit rumah relokasi yang disiapkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk masyarakat terdampak proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City.
“Listrik di rumah relokasi di Tanjung Banon ini mulai tersedia sejak November tahun lalu dan penyambungan dilakukan secara bertahap sesuai permohonan,” jelas Raditya.
Ia menambahkan bahwa proses penyambungan akan segera dilakukan jika rumah sudah siap dan ada permintaan dari penghuni. Setiap rumah mendapatkan sambungan listrik dengan daya 1.300 VA atau sekitar 6 ampere. Kapasitas ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga seperti kulkas, AC, televisi, dan mesin cuci.
Raditya juga menjelaskan bahwa sistem kelistrikan yang digunakan di rumah relokasi ini berbasis token prabayar, sehingga lebih fleksibel dan mudah dikontrol oleh penghuni.
Dengan ketersediaan listrik yang memadai, PLN Batam berharap masyarakat dapat segera menempati rumah-rumah relokasi tersebut dengan nyaman dan aman. (Ramadan)
Editor: Sar











