
Wahanaindonews.com – Nongsa Paddle Club menaja ekshibisi (peragaan) dayung, pagi tadi, 30 November 2022 di beranda depan Nongsa Point Marina, Batam. Ini adalah event dayung perdana yang digelar di Kepri pasca vakum kurang lebih 2 tahun tersebab pandemi Covid-19.
Graham, ketua Nongsa Paddle Club didampingi Prakash Redy, Manager Nongsa Point Marina serta Edi Sutrisno Direktur Eksekutif Batam Tourism and Promotion Board menjelaskan, ekshibisi kali ini diikuti oleh 11 paddlers, berasal dari beberapa negara seperti Singapura, Jepang, Taiwan, Filipina, Hungaria hingga satu peserta khusus dari Hawai.
Kegiatan ini, lanjutnya bertujuan untuk menarik para paddler luar negeri menjajal laut di sekitaran Nongsa dan Batam.
Yang menarik, Graham secara khusus mengundang Kimio atau biasa dipanggil Uncle K, pedayung asal Hawai. Sebelum start, Uncle K didaulat melakukan ritual khusus, khas Hawai. Ritual tersebut biasa dilakukan orang tempatan di Hawai untuk meminta keselamatan kepada dewa sehingga para pedayung yang akan melaut selamat dan terhindar dari mara bahaya.
Edi Sutrisno menambahkan, iven ini ke depan akan ditaja dalam spektrum yang lebih besar, melibatkan paling tidak 100 pedayung. Kolaborasi antara pedayung luar negeri dengan warga lokal. “Kita BTPB akan bantu promosi olahraga minat khusus ini. Kita juga akan undang paddler club dari Malaysia untuk ikut serta tahun depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Denis, instruktur Dayung Singapura mengaku senang bisa menjajal dayung bersama teman-teman pedayung multibangsa di laut Batam. Ini tempat luar biasa. Setelah iven perdana ini, saya akan ajak kawan-kawan lain merapat ke sini dalam waktu dekat. Laut si sini menantang. Power,” sebutnya.
Senada dengan Edi, Prakash meyakini animo pedayung luar negeri untuk bermaim-main di laut Batam sangat tinggi. Karena ia berharap tahun depan akan diikuti peserta yang lebih banyak. (Ramadan)






