oleh

Kunjungan Komisi VIII DPR RI Membahas Pengolahan Asrama Haji

-Batam, Berita-66 views
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, membahas bersama Ketua BP Batam Muhammad Rudi tentang pengolahan Asrama Haji.

Batam – Kunjungan panitia kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI ke BP Batam dalam pembahasan tentang pengolahan Asrama Haji. Pada Jum’at (3/9/21) paga, bertempat, Marketing Center BP Batam.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily saat di konfirmasi menjelaskan bahwa kunjungan kali ini dalam pembahasan terkait dengan pengolahan Asrama Haji. Dalam kondisi sampai saat ini Asrama Haji masih di kelola oleh BP Batam, ujarnya.

Dari hasil kunjungan DPR RI ada yang perlu kami sampaikan yaitu dapat membantu dalam mengembangkan Asrama Haji ini. Tentunya dalam mengembangkan Asrama Haji ini kedepan agar lebih baik lagi dari saat sekarang.

Berbagai sekema keuangan untuk pengolahan Asrama Haji, salah satunya adalah dengan rencana pemanfaatan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam pengolahan yang bermutu dan berkualitas, ujarnya. tuturnya.

Tujuan SBSN kita buat tentunya untuk pengembangan
sarana dan tempat manasik Haji, menjadi pusat pengembangan keagamaan dan membangun museum Haji Melayu.

Salah satu catatan pengolahan Asrama Haji jelasnya adalah jika Kementerian Agama dapat membantu melalui sekema SBSN. Namun di sisi lain memang kita tahu ada persyaratan lain yang mengatur yaitu bagaimana untuk mendapatkan SBSN.

Senada dengan hal tersebut tentunya syarat untuk mendapatkan SBSN aturannya Asrama Haji harus di kelola oleh Kementrian Agama sendiri, ujarnya.

Oleh karena itu DPR RI dalam rapat tertutup membahas bagaimana yang terbaik terkait dalam pengembangan Asrama Haji ini di bantu oleh Kementerian Agama, melalui sekema SBSN tersebut.

Dalam kunjungan saat ini tentunya DPR RI komisi VIII sangat mengapresiasi pemerintah kota Batam yang dapat mengendalikan Covid-19. Salah satunya adalah Asrama Haji dapat di jadikan sebagai tempat isolasi mandiri.

Dari hasil kunjungan dan pantauan komisi VIII DPR RI terlihat di Asrama Haji sudah sedikit orang yang di rawat. Artinya Pemkot Batam sudah menjalankan tugas dengan baik dalam penanganan Covid-19.

Dengan demikian berharap kita tetap menjalankan protokol kesehatan. Pakai masker bila keluar rumah, mencuci tangan selalu pakai sabun dengan air yang mengalir, hindari dari kerumunan.

Kedepannya Indonesia bebas dari Covid-19, khususnya Batam. Berharap pemerintah kota Batam dapat meningkatkan perekonomian secara merata, dan membawa investor ke Batam untuk berinvestasi, tutupnya. (Ramadan)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed