oleh

PN Batam Tolak Permohonan Gugatan Praperadilan Kasus Penganiayaan

-Batam, Berita-124 views

wahanaindonews.com, Batam – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak permohonan gugatan praperadilan tersangka kasus penganiayaan pengeroyokan yang menimpa Rikardo Good Nine Sitorus (37) di jalan Bumi Perkemahan, Kecamatan Nongsa pada Kamis, 13 Mei 2021 lalu.

Putusan dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, David P Sitorus S.H., M.H dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam, pada Selasa, 29 Juni 2021 dengan No. 8/Pid.Pra/2021/PN Btm.

Sidang praperadilan perkara sebagai pelapor di Polsek Nongsa yang mengaku bahwa dirinya telah dianiaya oleh terduga pelaku Turut Lumbantoruan (41).

Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Syofian Rida, S.H,.M.H mengatakan, hasil sidang sesuai dengan yang diperkirakan, pihaknya juga sudah melakukan persiapan yang cukup matang dengan tim dari Polresta Barelang.

“Gugatan-gugatan yang mereka ajukan kepada kami di Pengadilan Negeri ini, Alhamdulillah dapat kita lihat sendiri bahwa dalam hal ini penyidik Polresta Barelang dan Polsek Nongsa dalam melakukan penyelidikan secara profesional, akuntabel dan transparan,” ucap Iptu Syofian.

“Tidak ada hal-hal yang kami sembunyikan ataupun dibuat-buat dan kita bekerja sesuai fakta hukum,” tegasnya.

Ditambahkan Iptu Syofian, jadi dengan hasil keputusan ini sudah jelas pihaknya tetap melanjutkan perkara dan masuk ke pidana umumnya dengan perkara pokok.

“Kasus ini merupakan kasus penganiayaan sesuai Laporan Polisi di Polsek Nongsa yang beriringan dengan penganiayaan kejadian yang di Batu Aji,” jelas Iptu Syofian.

Ditambahkannya, dalam perkara ini Polsek Nongsa yang menangani perkara penganiayaan di wilayah hukumnya, dan ini yang dituntut oleh pihak pemohon kepada pihaknya. Saat ini perkara ini sudah memasuki tahapan P21.

(Marto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed