wahanaindonews.com, Siak – Ketua MPC Pemuda Pancasila Siak, Dedi menyerahkan mandat Badan Buruh Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) kepada Surkani Sinaga.
Ia mengatakan, permasalahan upah dan pendapatan buruh sangat berimbas terhadap daya beli masyarakat dan pada akhirnya akan terjadi peningkatan ekonomi suatu daerah.
“Saat ini daya beli masyarakat sangat lah lemah, sehingga perputaran ekonomi juga akan lemah hal itu diakibatkan tidak berjalannya regulasi yg telah di keluarkan pemerintah, diantaranya upah minimum Kabupaten Siak Rp 3.810.000./bulan,” ujar dia.
Ketika Badan Buruh pekerja pemuda Pancasila melakukan monitoring di lapangan ternyata hampir 60 persen tenaga kerja kontraktor di IKPP upahnya masih dibawah UMK akan tetapi tidak ada tindakan tegas dari Disnaker Siak.
“Kedepannya, B2P3 selaku monitoring terhadap regulasi akan melakukan investigasi ke lapangan untuk mencari bukti bukti,” ucapnya.
B2P3 akan merangkul tenaga kerja yg mendapatkan upah dibawah UMK dengan membentuk PUK dan mendesak terciptanya PKB antara pekerja dan pengusaha.(Ani)












