oleh

Pemerintah Konsen Menjaga Stabilitas Stok dan Harga

-Natuna-237 views

Wahanaindonews.com, Natuna – Pemerintah kabupaten Natuna setiap tahun selalu mengutamakan stabilitas ketersediaan bahan pangan dan harganya.

Ini diutamakan agar bahan pangan selalu tersedia untuk masyarakat dan harganya bisa terjangkau oleh kemampuannya masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna di kantor nya beberapa hari yang lalu.

Ketersediaan bahan pangan di Natuna memiliki potensi ancaman tersendiri berupa kendala transportasi yang di akibatkan oleh beberapa faktor seperti keadaan cuaca yang tidak menentu dan masih terbatasnya kelancaran arus transportasi baik laut maupun udara di Natuna.

“Jadi kalo soal pangan pangan kita tidak boleh lengah karena sebagian besar bahan pangan kita pasokannya berasal dari luar daerah untuk mendistribusi ke Natuna kita sering kali mengalami kendala cuaca dan transportasi,” kata Ngesti

Dengan begitu pemerintah selalu menaruh perhatian khusus terhadap bahan pangan agar tidak sampai mengalami kekurangan.

“Untuk menjaga ketersediaan ini kita harus melakukan berbagai langkah untuk pengamanan pangan tersebut mulai dari langkah koordinasi, pengawasan dan menjaring kerjasama dengan pihak terkait. Tapi untuk saat ini allhamdulilah ketersediaan bahan pangan dan harganya di Natuna masih aman,” ujar Ngesti.

Hal yang sama juga diakui oleh kepala dinas Perindagkop dan UKM kabupaten Natuna Agus Supari. Iya mengatakan langkah langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengamankan ketersediaan bahan pangan Natuna meliputi langkah koordinasi dengan instansi pemerintah terkait seperti dinas perhubungan, dinas ketahanan pangan, dinas kesehatan, kepolisian dan Bulog.

Selain dengan pihak diatas Agus Supardi juga mengaku pihaknya senantiasa menjalin koordinasi yang solid dengan berbagai pihak swasta terkait seperti distributor bahan pangan yang ada di luar daerah dan yang ada di dalam daerah, berkoordinasi dengan pengusaha ekspedisi, pemilik kapal dan pedagang pedagang bahan makanan yang ada di Natuna.

“Terakhir kemarin kami juga sudah melakukan pengawasan dengan pihak kepolisian dan dinas ketahanan pangan ke pedagang pedagang yang ada di Natuna untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di Natuna. Ini juga sebagai salah satu langkah kami untuk melakukan pengamanan bahan makanan dan stabilitas harga nya,” ungkap Agus

Terkait ketersediaan bahan pangan untuk bulan puasa dan hari raya idul Fitri, Agus memastikan ketersediaan bahan pokok dan komiditas bahan pangan lainya masih sangat aman karena berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan nya ketersediaan bahan pokok dan komiditas makanan lainya yang tersedia di pasaran masih bertahan sampai 4 bulan ke depan.

“Saat ini bukan hanya ketersediaan bahan pangan kita yang aman tetapi juga harganya sangat aman. Bahkan harga pangan dan komiditas lainnya di Natuna cendrung mengalami penurunan seperti telur dan cabe merah beberapa hari terakhir ini mulai mengalami penurunan harga dari Rp 40.000 menjadi Rp 30.000. dan bahkan ada juga sebagian bahan pangan kita yang dioper ke Tarempa kabupaten Anambas beberapa waktu lalu,” Papar Agus

Iya menegaskan keamanan bahan pangan ini terjadi karena didukung oleh faktor cuaca yang bagus dan seluruh pelayaran yang mengangkut bahan pangan dapat berlayar baik yang berasal dari Tanjung Pinang, Jakarta dan Kalimantan Barat.

“Allhamdulilah saat ini suplai kita dari luar daerah sudah lancar begitu juga dengan distribusi ke pulau pulau cukup lancar karena cuaca sedang baik dengan itu kami dapat sekali lagi dapat memastikan ketersediaan pangan kita dapat bertahan dan aman hingga beberapa bulan ke depan,” tutup Agus

Khusus mengenai stok beras di Natuna juga di pastikan aman sampai 3 bulan ke depan ketersediaan bahan pokok ini dipastikan adanya oleh kepala Bulog Ranai Yusnan Dongoran Siregar.

Iya menjelaskan jumlah stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sekitar 700 ton dengan rincian 480 ton berada di Bulog Ranai dan 220 ton berada di gudang Bulog Sedanau.

“Stok ini bisa untuk 3 bulan ke depan jadi untuk puasa dan lebaran sudah aman, tapi walaupun begitu kalo ada keperluan tambahan kita bisa mendatangkan nya lagi,” tegas Dongoran

Dibulog Natuna saat ini terdapat 2 jenis beras yakni beras Thailand dan beras Vietnam. Keseluruhan ini beras ini didistribusikan ke seluruh kabupaten Natuna yang bisa terjangkau adapun mengenai harga beras yang bersumber dari Bulog seharga Rp 8.700 dari Bulog dan Rp 9.990 dari pedagang.

“Harga beras dari kami juga cukup aman, karena sesuai dengan standar harga beras yang di tentukan secara nasional oleh Bulog itu tidak boleh lebih dari harga Rp 9.990 .

Kami bersama Disperindag juga secara rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap mitra mitra Bulog yang ada di Natuna agar mereka tidak menjual beras lebih dari standar harga yang telah di tentukan oleh Bulog. Jadi harga beras ini masih cukup aman,” tutup Dongoran (Oki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed