Tahun 2021, Pemkab Bintan Siapkan Bantuan Simpan Pinjam Modal untuk Petani

oleh -8 views
Bintan, Wahanaindonews.com – Bupati Bintan Apri Sujadi terus memprogramkan bantuan alat pertanian. Bahkan Apri Sujadi menjamin akan memberikan solusi, untuk pinjaman kredit bagi petani ke perbankan, tanpa bunga modal.

Hal itu disampaikan Apri di sela penyerahan ratusan alat cangkul, parang, garpu besi dan hand sprayer kepada ratusan petani di Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Sabtu, 19 September 2020.

Apri Sujadi menyatakan, Pemkab Bintan tahun 2021, akan menyiapkan skema bagi para petani untuk mudah mendapatkan fasilitas bantuan pinjaman modal dalam berusaha.

“Kita siapkan skemanya, agar para petani Bintan untuk ke depannya, mudah untuk mendapatkan modal usaha. Pinjaman modal usaha bagi petani yang pinjam ke bank hanya cukup membayar pinjaman pokok. Sedangkan bunga modal yang biasanya mencapai 7 persen, Pemkab yang akan subsidi,” tegas Apri dilansir dari luarbiasa.id.

Saat ini, Apru sangat berbahagia karena pertumbuhan petani milenial di Kabupaten Bintan menunjukkan tren yang meningkat dan signifikan. Menurutnya, sektor pertanian sudah menjadi hal yang penting bagi keberlangsungan sektor ketahanan pangan.

“Petani milenial kita saat ini banyak, ini menunjukkan bahwa petani itu profesi yang sangat luar biasa. Petani bukan pekerjaan yang rendahan atau hina. Tapi justru menjadi pahlawan ketahanan pangan. Sesuai dengan program ketahan pangan Presiden RI, Pak Jokowi,” tuturnya.

“Jadi, petani Bintan habis panen, tak perlu mumet lagi memikirkan modal usaha selanjutnya. Cukup pinjam ke bank, tanpa bunga modal. Cuma bayar pinjaman pokoknya saja,” sambung Apri.

Bupati menambahkan, Pemkab Bintan saat ini juga menyiapkan skema pemanfaatan limbah kotoran ayam, untuk pupuk kandanh bagi para petani di Bintan.

“Di Bintan, saat ini ada 200 kandang ayam milik pengusaha. Kita akan siapkan MoU bahwa kotoran ayam yang bisa digunakan untuk pupuk tadi, setidaknya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bagi petani Bintan. Jangan dijual ke luar Bintan dulu,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini, sayuran produksi petani Bintan sudah banyak memenuhi kebutuhan sayuran tidak saja masyarakat Bintan. Namun masyarakat di Kota Tanjungpinang dan Kota Batam memerlukan pasokan sayur dan buah-buahan dari petani Bintan.

Namun, petani Bintan di masa ekonomi sulit karena pandemi Covid-19 ini, perlu dibantu alat usaha pertanian. Seperti cangkul, parang, garu tanah sampai dengan hand sprayer.

“Sebelumnya, kita sudah bantu bibit, benih, maupun sarana lainnya. Bahkan traktor pun kita bantu untuk petani. Sekarang kita bantu lagi kepada kelompok tani, biar merata petani Bintan mendapat bantuan dari pemerintah,” jelas Apri Sujadi.

Putra mewakili kelompok tani Toapaya mengucapkan terima kasih atas bantuan peralatan usaha pertanian itu. Petani berharap bantuan tersebut berkelanjutan.

“Kami juga bangga, bisa minjam modal usaha ke bank, tanpa bunga modal, seperti yang disampaikan Pak Bupati Apri Sujadi tadi,” ucap Putra.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan Khairul menyebutkan, ada 250 petani dari 14 kelompok tani yang menerima bantuan ini, dari beberapa kecamatan. Setiap petani menerima cangkul, parang, garu tanah dan hand sprayer.

“Program ini sebagai rangsangan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat petani. Sekaligus mendorong program ketahanan pangan dan mencetak petani milenial yang andal dan mandiri,” kata Khairul.

Penyerahan bantuan dihadiri dan disaksikan sejumlah kepala OPD lainnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *