Asuransi Bumi Putera Cab.Batam Bikin Risau Nasabah, Tak Ada Kepastian Pembayaran Klem Terhadap Nasabah

oleh -318 views
Kantor Cabang Bumi Putra, Kawasan Pelita Batam

Batam.WahanaIndoNews.Com
Asuransi Bumi Putera Cabang Batam, diminta perhatikan nasabahnya di Kota Batam

Pasalnya sejumlah nasabah Asuransi tersebut risau karena claim tak kunjung dibayarkan terhadap nasabah. Meskipun sudah jatuh tempo.

Pantauan media wahanaindonews.com, setiap hari ada saja nasabah yang hilir bolak balik di sekitar Kantor Asuransi Bumi Putera di Kawasan Jalan Pelita Batam.Seperti dipantau hari ini Jumat (26/06).

Dari raut wajah para nasabah tampak terlihat kecewa.

Seolah tak ada harapan dan kepastian atas nasib nasabah.

Seperti yang dialami salah satu nasabah pemegang polish Rismauli Sagala. Ketika ditemui dihalaman Asuransi, ia merasa jengkel seolah dipermainkan.

“Kami sangat kecewa.Dan diinfokan kepada kami akan dibayar claim kami, tapi tak tahu kapan,” tak ada kepastian yg sebenar nya, sebut Rismauli.

Resmauli yang mulai masuk asuransi 28 April 2010 lalu ini, dengan perbulan 550 000 atau per tiga bulan 1 650 000, Resmauli minta perhatian pemerintah. “Kami tak bisa berbuat apa-apa lagi.”
“Kami menunggu bantuan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan kami ini,” ujar Resmauli Sagala dengan kecewa.

Resmauli Sagala Nasaba Bumi Putri.

Lebih jauh, nasabah Resmauli Sagala nomor polis 210101189204, mengungkapkan bahwa ia akan melaporkan masalahnya Asuransi Bumi Putera ini ke Presiden RI Jokowi dan tembusan kepada Pimpinan Pemerintahan lainnya.

Pada bagian lain, ketika ditanyakan pihak keluarga Resmauli kepada agen yang membawa Resmauli masuk asuransi yakni Darla br Sagala, jawabannya membuat jengkel dan emosi pihak Resmauli.

Darla br Sagala, Ejen Bumi Putra

Sangat disayangkan, bahwa meski keadaan Bumiputera “sulit” dan gagal bayar uang nasabah, namun agen Darla masih saja menyampaikan, agar nasabah tetap membayar terus cicilan sampai selesai kontrak selama 16 Tahun. Sangat menjengkelkan, padajal jelas jelas seperti banyak diberitakan di media, belum ada jaminan kepastian dan jaminan dari Bumiputera terhadap nasabah.

Padahal jelas terbaca di media, sudah diketahui meski jatuh tempo agaknya tak ada kepastian pembayaran claim.

Hal ini harus menjadi perhatian aparat terkait. Asuransi ini di nilai lalai dan diduga tak bertanggung jawab.

Lebih jauh, diminta pengawasan OJK lebih serius lagi terhadap Asuransi bermasalah.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *