wahanaindonews.com, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, di Pelabuhan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin, 3 Agustus 2026.
Bantuan yang diberikan meliputi delapan unit kapal perikanan berbahan fiber berukuran 1 Gross Ton (GT) dan tiga unit boat pancung yang dilengkapi mesin tempel berkekuatan 15 PK. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan nelayan kecil yang dijalankan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bintan.
Bupati Roby Kurniawan mengatakan, Kabupaten Bintan memiliki potensi sumber daya kelautan yang besar sehingga perlu didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat pesisir.
“Pemerintah hadir sebagai fasilitator dan motivator bagi masyarakat nelayan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi hasil tangkapan sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan nelayan,” ujar Roby.
Kelompok penerima bantuan berasal dari Kecamatan Mantang dan Teluk Bintan, yakni Kelompok Camar Laut, Mabar, Poleh, Lumba-Lumba, Pangkil Cemerlang, Pangkil Jaya, KUB Mandiri, Tebing Niur, serta Koperasi Mitra Usaha Mulia.
Roby juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut dengan baik sehingga dapat digunakan secara optimal untuk menunjang aktivitas melaut. Ia turut meminta Dinas Perikanan melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi para nelayan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap produktivitas sektor perikanan tangkap terus meningkat, potensi kelautan dapat dimanfaatkan secara maksimal, serta kesejahteraan masyarakat pesisir semakin meningkat seiring pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Juliadi)
Editor: Patar






