Tak Hanya Bicara Hukum, Kejari Natuna Tebar Kepedulian Lewat 250 Paket Sarapan Jumat Berkah

Berita, Natuna, Sosial16 views

wahanaindonews.com, Natuna – Kehadiran institusi penegak hukum di tengah masyarakat tidak selalu harus ditunjukkan melalui proses hukum dan penindakan. Kepedulian sosial juga menjadi salah satu cara membangun kedekatan dengan masyarakat. Hal inilah yang ditunjukkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna melalui program Jumat Berkah.

Sebanyak 250 paket sarapan dibagikan kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di sekitar Kantor Kejari Natuna. Aksi berbagi tersebut menjadi gambaran bahwa kejaksaan juga ingin hadir melalui sentuhan kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan untuk sarapan pagi. Lebih dari itu, Jumat Berkah menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara institusi kejaksaan dengan masyarakat Kabupaten Natuna.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, sebagai umat beragama, berbagi kebahagiaan merupakan nilai yang perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami dari Kejaksaan Negeri Natuna sebagai umat beragama ingin berbagi kebahagiaan melalui kegiatan Jumat Berkah ini. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat maupun para pengguna jalan yang sedang beraktivitas,” ujar Erwin.

Ia berharap kegiatan Jumat Berkah tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh.

Erwin juga menegaskan bahwa kejaksaan tidak hanya ingin dikenal ketika masyarakat berhadapan dengan persoalan hukum. Lebih dari itu, institusi yang dipimpinnya ingin menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

“Bagi kami, Kejaksaan bukan hanya hadir ketika masyarakat berhadapan dengan persoalan hukum, tetapi juga ingin hadir di tengah masyarakat melalui kepedulian, kebersamaan, dan kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Natuna berupaya membangun kepercayaan publik dengan pendekatan yang lebih humanis. Sebab, hubungan baik antara lembaga negara dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pelayanan formal, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung.

Langkah sederhana membagikan 250 paket sarapan itu menjadi pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat memiliki banyak cara. Penegakan hukum tetap menjadi tugas utama, namun nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial juga tidak boleh dikesampingkan.

Kejari Natuna ingin membuktikan bahwa institusi kejaksaan bukan hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menebarkan manfaat dan menjadi bagian dari masyarakat yang dilayaninya. (Remon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *