wahanaindonews.com, Natuna – Pengambilan sumpah dan pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna bukan sekadar seremoni kepegawaian. Momentum tersebut menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal itu ditegaskan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat memimpin langsung pengambilan sumpah dan pelantikan CPNS menjadi PNS sekaligus pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Aula Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Jumat, 6 November 2026.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Sebanyak 16 CPNS resmi dilantik menjadi PNS, terdiri dari enam tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis.
Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menyampaikan bahwa status sebagai PNS merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan melewati proses seleksi hingga Pelatihan Dasar CPNS hendaknya menjadi bekal untuk menunjukkan kualitas pengabdian kepada negara dan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan bukan hanya sebatas kewajiban administratif, tetapi juga merupakan janji moral dan spiritual yang harus dipegang teguh dalam menjalankan tugas.
“Jadikanlah jabatan dan tugas yang diberikan sebagai ladang pengabdian, bekerjalah dengan jujur, ikhlas, dan bertanggung jawab serta hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang,” pesan Cen Sui Lan.
Bupati juga menyoroti posisi Kabupaten Natuna yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan berada di kawasan perbatasan sebagai salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan aparatur pemerintah yang tidak hanya memiliki kemampuan dan pengetahuan, tetapi juga integritas, loyalitas, serta kemampuan menyesuaikan diri terhadap dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, para PNS yang baru dilantik diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik, cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta menjadi bagian dari aparatur yang memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pelayanan publik.
Cen Sui Lan turut menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh aparatur terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan inovasi, serta mengikuti perkembangan teknologi, khususnya dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik di era digital.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintahan yang semakin cepat, mudah, efektif, dan berkualitas. Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap ASN harus memiliki semangat belajar dan kemauan untuk terus memperbaiki kualitas pekerjaannya.
Selain menekankan tanggung jawab individu, Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah membangun budaya kerja yang produktif, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan sinergi antarsatuan kerja.
Ia berharap tidak ada lagi pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas maupun kepentingan sektoral. Seluruh perangkat daerah harus bergerak bersama dengan mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat.
“Jaga nama baik institusi dan buktikan bahwa saudara-saudara mampu menjadi aparatur negara yang berdedikasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Natuna,” tegasnya.
17 CPNS Lulus Seleksi, 16 Resmi Diangkat Menjadi PNS
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Alim Sanjaya, dalam laporannya menjelaskan bahwa pengadaan CPNS tersebut mengacu pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 293 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Kabupaten Natuna memperoleh alokasi 30 formasi, terdiri dari 20 tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis.
Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), serta seleksi lanjutan, sebanyak 17 peserta dinyatakan lulus dan ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jumlah tersebut terdiri dari tujuh tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis.
Para peserta kemudian diangkat sebagai CPNS dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 April 2025.
Selanjutnya, mereka mengikuti Pelatihan Dasar CPNS di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia dan Teknologi (BPSTM) Provinsi Kepulauan Riau pada 5 Januari hingga 25 April.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikat kelulusan, BKPSDM Natuna memproses pengusulan pengangkatan menjadi PNS sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, dari 17 CPNS yang telah dinyatakan lulus, hanya 16 orang yang mengikuti pelantikan. Satu orang lainnya, dr. Rio Eka Saputro, yang bertugas di Puskesmas Sedanau, telah meninggal dunia.
Menutup sambutannya, Cen Sui Lan kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang baru dilantik. Ia berharap kepercayaan dan amanah yang diberikan dapat dijawab melalui kedisiplinan, profesionalisme, serta hasil kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Kabupaten Natuna. Dengan ASN yang berintegritas, adaptif, dan produktif, pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pembangunan Natuna agar semakin maju ke depan. (Remon)












