Bank Indonesia Nilai Fundamental Ekonomi Kepri Masih Kua

wahanaindonews.com, Tanjungpinang – Bank Indonesia (BI) menilai perekonomian Provinsi Kepulauan Riau hingga tahun 2026 masih berada pada jalur yang positif. Kondisi tersebut ditopang oleh meningkatnya investasi, kuatnya sektor industri, serta bertambahnya kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan fundamental ekonomi Kepri masih cukup kuat sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global.

“Kami melihat fundamental ekonomi Kepulauan Riau masih cukup kuat. Investasi terus meningkat dan sektor industri masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Rony saat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa, 4 Agustus 2026.

Meski demikian, Rony mengingatkan bahwa pengendalian inflasi tetap menjadi perhatian utama. Berdasarkan data terbaru, inflasi Kepulauan Riau tercatat sebesar 4,24 persen. Angka tersebut telah mengalami penurunan, namun masih berada di atas batas atas sasaran inflasi nasional.

Menurutnya, tingginya inflasi di Kepri dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional, terutama di Kota Batam. Kondisi tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang turut mendorong permintaan bahan pangan.

Karena itu, BI mendorong penguatan sinergi seluruh anggota TPID dalam mengendalikan inflasi melalui berbagai langkah strategis, seperti pelaksanaan operasi pasar, peningkatan produksi pangan lokal, serta program pengendalian inflasi lainnya.

“Kami berharap melalui penguatan sinergi TPID, pelaksanaan operasi pasar, peningkatan produksi pangan lokal, serta berbagai program pengendalian inflasi lainnya, inflasi di Kepulauan Riau dapat terus menurun dan kembali berada pada sasaran nasional,” tutup Rony. (Wikler)

Editor: Patar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed