Prabowo: Pemerintah Tak Toleransi Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang

wahanaindonews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera melalui kerja keras di berbagai sektor strategis. Penegasan itu disampaikan saat memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam pidatonya, Presiden mengapresiasi kinerja seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, serta berbagai unsur yang dinilai bekerja tanpa mengenal lelah untuk mempercepat realisasi program-program prioritas nasional.

Menurut Prabowo, semangat tersebut lahir dari kesadaran bahwa rakyat Indonesia telah terlalu lama menghadapi kondisi yang tidak sebanding dengan besarnya potensi dan kekayaan sumber daya yang dimiliki bangsa.

“Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” tegas Presiden melansir laman presidenri.go.id, Sabtu, 18 Juli 2026.

Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan demi menjaga dan mengelola kekayaan nasional agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat.

Ia menekankan bahwa kebersamaan menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta memastikan kekayaan negara kembali dikelola untuk kepentingan rakyat.

“Semua unsur, kita bahu-membahu. Bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita, bersatulah untuk anak-anak dan cucu kita, serta mengamankan kembali seluruh kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menegaskan sikap pemerintah yang tidak akan memberi toleransi terhadap aparatur yang menyalahgunakan kewenangan atau melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, termasuk praktik korupsi.

Menurutnya, pejabat yang dipercaya dan digaji oleh rakyat wajib bekerja sepenuhnya untuk kepentingan bangsa.

“Saya tidak toleransi kepada mereka yang dipercaya rakyat tetapi justru merugikan rakyat, apalagi mencuri uang rakyat. Sebagai presiden yang dipercaya rakyat, saya tidak akan ragu-ragu,” katanya.

Presiden turut mengungkapkan bahwa target swasembada pangan telah berhasil dicapai. Selanjutnya, pemerintah akan mempercepat pencapaian swasembada energi, memperkuat ketahanan air, serta menertibkan berbagai aktivitas ilegal seperti penyelundupan, pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, perikanan ilegal, hingga perdagangan ilegal yang merugikan negara.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat program peremajaan tanaman tebu nasional. Berdasarkan laporan Menteri Pertanian, program yang semula ditargetkan selesai dalam empat tahun kini diupayakan rampung dalam dua tahun.

Meski mendukung percepatan tersebut, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap menjaga kesehatan di tengah tingginya intensitas pekerjaan.

“Bagus kalau bisa dua tahun, tetapi jangan sampai masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih membutuhkan kalian. Kita akan percepat semua usaha dan terus bekerja keras,” ujar Presiden.

Prabowo menegaskan, percepatan pembangunan di berbagai sektor merupakan bagian dari tekad pemerintah untuk memastikan seluruh potensi dan kekayaan Indonesia dikelola sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat serta membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin mandiri, berdaulat, dan disegani di dunia. (**)

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *