wahanaindonews.com, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah, secara resmi membuka Festival Lampu Hias Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa, 17 Maret 2026 malam. Pembukaan festival yang menjadi agenda tahunan tersebut dipusatkan di Pulau Kundur.
Dalam sambutannya, Iskandarsyah menegaskan bahwa festival lampu hias bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan budaya Melayu sekaligus mendorong kemajuan daerah.
“Melalui festival ini, kita ingin menjaga tradisi leluhur sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Karimun dalam menyambut malam Lailatulqadar dan Idulfitri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun terus memberikan perhatian terhadap kreativitas masyarakat dengan meningkatkan total hadiah festival hingga mencapai sekitar Rp200 juta.
Selain itu, Iskandarsyah menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung promosi daerah. Tahun ini, seluruh peserta diwajibkan membuat konten kreatif lampu hias untuk dipublikasikan di media sosial.
Menurutnya, langkah tersebut terbukti efektif dalam menarik perhatian publik, bahkan hingga ke luar daerah Kepulauan Riau.
“Kita ingin Karimun semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Festival Lampu Hias dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat desa dan kelurahan.
Pembukaan festival di Pulau Kundur, lanjut
Iskandarsyah, juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan promosi potensi daerah di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.
“Semangat kebersamaan dan cahaya lampu hias ini kita harapkan menjadi simbol kemajuan Karimun yang harmonis, religius, dan berbudaya,” tutupnya. (Jan)
Editor: Sarwanto











