DPRD Batam Desak Percepatan Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan RS Awal Bros Batuaji

wahanaindonews.com, Batam – Komisi IV DPRD Kota Batam akan segera berkoordinasi terkait kendala kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RS Awal Bros Batuaji, Selasa, 3 Maret 2026.

Persoalan ini dinilai krusial karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya peserta BPJS di wilayah Batuaji dan Sagulung.

Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Surya Makmur Nasution, menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi perhatian serius DPRD karena bersinggungan langsung dengan program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di bidang kesehatan.

“Hampir 90 persen warga Batam kini sudah terdaftar BPJS, baik untuk jaminan kesehatan maupun kecelakaan kerja. Hampir seluruh rumah sakit mendukung program ini, tapi RS Awal Bros Batuaji masih belum bekerja sama,” ujar Surya.

Menurutnya, pihak rumah sakit sebenarnya telah mengajukan kerja sama. Namun hingga kini peserta BPJS Kesehatan belum dapat mengakses layanan di rumah sakit tersebut.

“RS Awal Bros Batuaji sangat strategis untuk warga Batuaji dan Sagulung. Jika segera bekerja sama dengan BPJS, akses layanan kesehatan masyarakat akan lebih luas,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengaku belum memperoleh informasi pasti terkait penyebab tertundanya kerja sama tersebut. Ia menduga proses administrasi masih berjalan mengingat rumah sakit tersebut tergolong baru.

“Mungkin karena rumah sakit masih baru dan sedang proses. BPJS Kesehatan menargetkan kerja sama ini bisa terealisasi pada 2026,” jelas Didi.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPRD Batam, Tumbur Hutasoit, juga mendesak agar kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RS Awal Bros Batuaji segera dipercepat.

Hingga kini, peserta BPJS di Batuaji belum bisa mendapatkan pelayanan medis karena belum adanya perjanjian resmi.

“Kehadiran RS Awal Bros di Batuaji sangat diharapkan warga. Rumah sakit ini bisa melayani seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS. Namun kenyataannya banyak pasien BPJS tidak diterima,” ujar Tumbur.

Ia menambahkan, meskipun pihak rumah sakit telah mengajukan kerja sama sejak November 2025, prosesnya masih berlangsung tanpa kepastian waktu penyelesaian.

Sementara itu, Humas RS Awal Bros Batuaji, Addila Islamy, membenarkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan BPJS

Ketenagakerjaan untuk layanan kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas. Namun untuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan, prosesnya masih berjalan sejak November 2025.

“Kami tetap memberikan pertolongan pertama bagi pasien BPJS Kesehatan dalam kondisi kritis, lalu merujuk ke rumah sakit lain yang sudah bekerja sama,” jelasnya.

Di sisi lain, Humas BPJS Kesehatan Batam, Maya, menegaskan bahwa proses kerja sama memang membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan administrasi dan verifikasi.

“Di Batuaji, banyak rumah sakit lain yang juga melayani peserta BPJS selain RS Awal Bros,” tutupnya. (Ros)

Editor: Sarwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *