wahanaindonews.com, Tanjungpinang – Sebanyak 650 pembalap dari berbagai daerah di Kepulauan Riau dan luar provinsi turut ambil bagian dalam Drag Bike Piala Ketua DPRD Kepri 2025, yang berlangsung selama dua hari di sirkuit non-permanen Dompak, Tanjungpinang, Sabtu-Ahad, 1-2 November 2025.
Gelaran yang sepenuhnya didukung oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, ini dipenuhi atmosfer adrenalin tinggi dan sportivitas para pembalap muda.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan 17 kelas, mulai dari Bracket 8 Detik hingga Sunmori Ninja STD 150cc. Panitia menyiapkan hadiah non kuota bernilai puluhan juta rupiah, termasuk untuk kategori Juara Umum Open, Juara Umum Lokal Kepri, Juara Umum Sunmori, serta penghargaan Fastest of the Day, The Best Team, dan The Best RT.

Kegiatan dibuka resmi oleh Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, dan mendapat sambutan hangat dari Wakil Gubernur Kepri H. Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Ketua KONI Kepri Usep RS, pejabat Dispora Kepri, anggota legislatif Partai Gerindra, komunitas otomotif, hingga masyarakat Tanjungpinang.
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta dan penonton tidak surut. Ratusan pembalap muda tetap memadati arena, menjadikan event ini salah satu ajang balap motor terbesar di Kepri.
Dalam sambutannya, Iman Sutiawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa drag bike bukan hanya hiburan, tetapi wadah pembinaan generasi muda Kepri agar hobi otomotif disalurkan di tempat yang aman dan terorganisir.

“Hobi perlu dibina dan dikembangkan agar menjadi hal yang positif, membanggakan, dan menuai prestasi. Kebut-kebutan di jalan raya bukan tempatnya,” ujar Iman.
Menurutnya, event seperti ini juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit unggul untuk dikembangkan ke tingkat profesional.
“Banyak anak muda Kepri punya kemampuan luar biasa. Dengan wadah yang tepat, mereka bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Iman turut mengingatkan para peserta dan generasi muda agar menjauhi pengaruh negatif seperti pergaulan bebas dan narkoba.
“Pemuda adalah penerus bangsa. Gas pol sampai garis finish untuk meraih juara, tapi tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Di akhir acara, Iman Sutiawan memastikan bahwa kejuaraan drag bike tahun depan akan dibuat lebih besar dan bergengsi melalui kerja sama penuh dengan Pemerintah Provinsi Kepri.
“Bersama Pemprov Kepri, tahun depan kita siapkan event yang lebih spesial,” tutupnya. (Ham)
Editor: Sar






