wahanaindonews.com, Batam – SMP Negeri 27 Batam gelar pawai pakaian adat, pameran kuliner dan rumah adat, di Kelurahan Sei Peluggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 1 November 2022.
Kegiatan ini bertujuan sesuai dengan penguatan kurikulum merdeka. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bhinneka Tunggal Ika. Sekolah penggerak dan kurikulum merdeka.
Kepala Sekolah SMP Negeri 27 Batam Borbor Hehe Tua Pasaribu dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai pakaian adat dilakukan bersama.
“Walupun belum semuanya pakaian adat yang kita tampilkan secara nasional namun sudah terwakilkan,” jelasnya.
Ia menuturkan, apa yang menjadi kurikulum merdeka sudah mewajahwantakan ke Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi tema kegiatan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik.
“Atas nama Kepala Sekolah dan guru kami mengucapkan terima kasih banyak pada Bapak/Ibu orang tua siswa atas terlaksananya kegiatan kita ini,” ucapnya.
Ia mengatakan, tanpa sinergitas tujuan belajar merdeka/sekolah penggerak tidak dapat terlaksana.
“Bila kita melihat anak-anak didik saat sekarang semuanya mempunyai potensi. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta didik, kita harus mendukung sepenuhnya,” tandansnya.
Sekilas pandang kita bersama melihat anak didik kita memakai pakaian adat semuanya terlihat cantik. Dan melibihi kecantikan ibu guru yang terlihat cantik hanya memakai batik. Tuturnya.
Selanjutnya terima kasih di tujukan oleh Borbor pada Bapak/Ibu guru yang telah mempersiapkan tema bagi kegiatan pada anak didik kita. Yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”, ini dapat terlaksana dengan baik. Persiapan hanya sekitar 3 mingguan saja. Tapi hasilnya luar biasa.
Terlihat bagi peserta didik kami di SMP Negeri 27 Batam sudah dapat di kenalkan pakaian adat, rumah adat, tarian adat serta makanan adat di Indonesia pada mereka.
Hal senada kedepannya pastilah berpotensial bagi anak-anak kita. Oleh karenanya marilah kita dukung kurikulum merdeka dan terus menerus kita gaungkan dengan potensi yang ada di setiap tempat. Dan sesuai dengan mata pelajaran yang di emban.
Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Batam Drs.Hernowo, M.M secara resmi membuka kegiatan Cultural Fest. Festival keberagaman budaya SMP Negeri 27 Batam. Sekaligus meninjau pameran rumah adat dan kuliner Nusantara berbagi jenis.
Dalam sambutannya dia menjelaskan bahwa tema kita pada hari ini adalah Bhinneka Tunggal Ika. Artinya Indonesia banyak perbedaan. Dari suku, bahasa dan agama. Namun sebagai pemersatu kita adalah Bhinneka Tunggal Ika.
Walaupun kita berbeda-beda namun kita adalah satu yaitu Indonesia. Tuhan pun menciptakan kita dengan perbedaan. Jelasnya.
Pada tanggal 28 Oktober, 2022 kita bangsa Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda. Yang mana ikrar ya :
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Dari hal tersebut kita dapat sejenak berfikir bahwa dalam perbedaan itu lah ada persatuan. Hal ini sudah kita praktekkan saat ini.
Indonesia punya cita-cita di tahun 2045 adalah tahun emas. Mengapa karena Indonesia merdeka pada tahun 1945. Merdeka seratus tahun. Cita-cita bangsa Indonesia di tahun tersebut nanti semua dapat terwujud. Menjadikan Indonesia maju.
Ditangan -tangan kalian lah bangsa Indonesia maju atau sebaliknya. Persiapkanlah diri kalian sehingga dapat menjadi penerus bangsa Indonesia.
“Harapannya belajar merdeka, sekolah penggerak dapat berjalan dengan sinergitas. Antara orang tua, wali murid dan Bapak/Ibu guru. Saling mendukung diantara kita semua. Mudah-mudahan cita-cita bangsa Indonesia menjadi nyata,” jelasnya. (Ramadan)







