oleh

Kegiatan vaksinasi dicederai dengan sikap tenaga medis yang tidak humanis.

Ket poto: Wakil ketua komisi III DPRD PelalawanH. Indra Mansyur, S. Sos Saat memantau kegiatan vaksinasi didesa Delik (7/10/2021)

Pelelawan, Wahanaindonews.Com – Pelalawan//
Pelaksanaan vaksinasi yang dimotori oleh kodim 0313/KPR yang dilaksanakan didesa delik kecamatan pelalawan, Kamis (7/10/2021).

Dicederai dengan sikap petugas medis yang kurang humanis.seharusnya Pelayanan yang humanis perlu dilakukan oleh petugas medis dalam pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat, agar masyarakat selaku pasien tidak merasa ketakutan dalam pelaksanaan vaksinasi.

Sehingga program pemerintah dalam melakukan vaksinasi massal terhadap seluruh masyarakat bisa tercapai.

Akan tetapi dengan sikap petugas kesehatan yang berasal dari Puskesmas Pelalawan ini, agak sedikit arogan membuat masyarakat merasa sangat kecewa, sehingga masyarakat menjadi enggan untuk melakukan vaksin.

Atas sikap petugas vaksin yang tidak humanis tersebut mendapat perhatian dari wakil ketua komisi III DPRD Pelalawan, H. Indra Mansyur, S. Sos.

H. Indra mengungkapkan banyak mendapat pengaduan dari masyarakat atas sikap kurang humanis nya petugas vaksin dalam melayani pasien, saat pelaksanaan vaksin yang dilakukan di desa Delik Tersebut.

Atas kurang bersahabat nya petugas medis dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan didesa delik tersebut banyak warga yang melapor dan mengungkapkan kekecewaan atas sikap petugas tersebut.ungkapnya.

Padahal kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program pemerintah,
Dan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terlihat asal-asalan, tanpa adanya perencanaan yang matang, sehingga masyarakat yang datang dengan tergesa-gesa, menyebabkan banyak yang tidak mengikuti protokol kesehatan.

H. Indra menambahkan, atas kejadian tersebut telah disampaikan kepada kepala puskesmas pelalawan, dan minta petugas vaksinasi yang ada khusus nya di kecamatan pelalawan agar kiranya dapat dievaluasi, agar dalam pelaksanaan vaksinasi selanjutnya bisa dilakukan secara maksimal dan lebih humanis.

Kepala puskesmas pelalawan, saat dikonfirmasi menerangkan Bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi ada 14 screening pertanyaan yang disampaikan kepada pasien, jika pasien dapat menjawab nya maka pelaksanaan vaksinasi dapat dilanjutkan.

Disamping itu Asmawati, S. KM selaku kepala puskesmas pelalawan, menambahkan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi pihak nya selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI agar pelaksanaan vaksinasi ini dapat berjalan dengan lancar.

Dan terkait dengan sikap petugas medis yang kurang humanis, tidak ada keterangan yang beliau sampaikan, dengan alasan pada saat pelaksanaan vaksinasi didesa delik beliau tidak ikut, dan saat itu beliau berada di puskesmas pelalawan, ungkapnya.///sto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed