oleh

Polsek Lubuk Baja Amankan Lokasi Dan Beri Bantuan Pada Korban Kebakaran

Polsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, tinjau lokasi kebakaran dan beri bantuan kepada warga yang terkena musibah.

Wahanaindonews.com – Kebakaran di Baloi Mas Indah Kecamatan Lubuk Baja menyisakan puing-puing dan duka mendalam bagi warga yang terkena musibah, pada Rabu (8/9/21) sore.

Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono saat di jumpai di lokasi kebakaran pada Kamis (9/9), menjelaskan bagi warga yang terkena musibah kebakaran, saat ini sebagian mereka tinggal di rumah saudaranya yang ada di Batam.

Sedangkan yang tidak mempunyai saudara yang tinggal di rumah Batam mereka tetap tinggal di lokasi, dengan didirikan tenda-tenda oleh Dinas Sosial kota Batam, ujarnya, sebanyak 2 tenda.

Adapun jumlah rumah yang terbakar berjumlah 21 rumah. Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini belum dapat kita pastikan, karena masih dalam penyelidikan, jelasnya.

Dalam waktu dekat untuk memastikan penyebab kebakaran kita akan turunkan INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dan Laboratorium Forensik, ujarnya.

Penyebab kebakaran dari keterangan saksi yang pertama sekali melihat adanya api terdengar suara letupan tabung gas elpiji. Namun itu belum dapat kita jadikan sebagai penyebabnya. Pastinya kita masih menunggu hasil pemeriksaan INAFIS dan hasil Laboratorium. Tandanya.

Dalam kejadian tersebut korban jiwa nihil dan kerugian material penyebab kebakaran masih dalam pendataan, dari pihak kecamatan Lubuk Baja, TAGANA (Tenaga Kesejahteraan Sosial) dan dari pihak kepolisian.

Adapun pihak yang terlibat dalam membantu, kepada korban kebakaran diantaranya adalah Dinas Sosial kota Batam, yang menyiapkan dapur umum mobile. bright PLN Batam, Polresta Barelang, Polsek Lubuk Baja dan kantor kecamatan Lubuk Baja.

Sedangkan bahan pokok seperti beras, telur, gula, pakaian bekas datang dari warga yang saling bantu membantu.

Bantuan secara Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Dinas Sosial kota Batam itu di lakukan selama 3 hari dan bisa di perpanjang selama 7 hari, tutupnya. (Ramadan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed