oleh

Saling Bantah Terkait Pajak 25 Persen Bansos Kemenag RI ke HKBP Pasir Putih

Pekanbaru, WahanaIndoNews.Com –  Issu adanya pemotongan pajak 25 persen atas bantuan sosial Kemenag RI 2021 kepada Gereja HKBP Trinitatis Pasir Putih Resort Trinitatis Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau – seperti misteri. Aksi bantah membantah benar tidaknya ada pemotongan pun terjadi.

Salah seorang sumber wahanaindonews.com dari kalangan parhalado (Penatua/majelis) HKBP Trinitatis Pasir Putih namun enggan disebut namanya membenarkan adanya pemotongan 25 persen atau setara dengan nilai Rp 37,5 juta dari Rp 150 juta bansos Kemenag RI yang diterima HKBP Resort Trinitatis Pasir Putih.

Sumber menceritakan bahwa saat itu kantor gereja sempat tidak boleh digunakan tempat ngumpul untuk sermon (rapat doa dan pendalaman alkitab di gereja, kamusbatak-red), karena adanya jemaat dan parhalado yang sedang isolasi mandiri akibat terkena covid-19 disamping kantor gereja, sehingga sermon pun dilaksanakan atau dialihkan di kantin Sihotang.

Dalam acara sermon yang dihadiri puluhan orang majelis itu, bendahara gereja menyampaikan tentang pesan dari panitia yang mengurus bantuan sosial (bansos) dari Kemenag RI bahwa, dari Rp 150 juta nilai bansos yang diterima HKBP Pasir Putih, yang dapat di pergunakan/manfaatkan hanya Rp 112,5 juta. Karena Rp 37,5 juta atau setara dengan 25 persen dari seluruh bansos yang diterima, adalah untuk membayar pajak dan operasional yang mengurus.

Saat itu, puluhan peserta yang hadir sermon sempat terdiam, tak mengira ada pemotongan terhadap bansos dari Kemenag RI yang diperuntukkan bagi rumah ibadah tersebut.

Untuk menjawab usulan yang disampaikan melalui bendahara gereja itu, banyak anggota majelis gereja yang  menolaknya. Dan salah seorang dari majelis gereja yang menolak adanya  pemotongan pajak/operasional itu sempat menyampaikan dan bercerita, bahwa dulu, gereja HKBP Pasir Putih pernah menolak usulan penerimaan bansos dari salah seorang anggota legislatif di Provinsi Riau, karena bansos itu disebutkan akan dipotong 25 persen.

Jelas Sumber,  Melihat situasi yang nampaknya kurang kondusif dan menyikapi adanya permintaan pemotongan 25 persen itu, Pdt B Siagian selaku pimpina HKBP Resort Trinitatis Pasir Putih kepada peserta sermon saat itu meyampaikan pendapatnya.

“Sudahlah, nggak apa-apa kalaupun kita berikan 25 persen dari nilai bansos yang kita terima, diberikan untuk membayar pajak serta operasional yang mengurusnya,” kata pendeta sebagaimana ditirukan sumber.

Berhubung pimpinan HKBP Resort Pasir Putih sudah menyampaikan pendapat tidak masalah pemberian 25 persen untuk membayar pajak dan untuk yang mengurus bansos, akhirnya semua peserta sermon pun menyetujuinya.

Lebih lanjut Sumber mengatakan,  kalau ada pihak-pihak yang membantah dan menyatakan tidak benar adanya pemotongan 25 persen atau setara dengan nilai Rp 37,5 juta dari nilai bansos yang diterima HKBP Pasir Putih dari Kemenag RI, itu bohong

“Kalau ada pihak atau oknum menyatakan tidak ada pemotongan, itu salah dan berbohong, karena pemotongan itu benar adanya. Ini urusan gereja, jangan berbohong, karena banyak saksi dari parhalado atau majelis gereja yang mengetahuinya,”ujar sumber tersebut sambil geleng-geleng kepala.

Bantuan dari Kemenag RI itu benar adanya sebesar Rp 150 juta, dan langsung di transfer ke rekening HKBP Resort Trinitatis Pasir Putih, bahkan sudah di wartakan dalam ibadah minggu penerimaan bansos dari Kemenag RI sebesar Rp 150 juta serta sebagian besar sudah dibelanjakan untuk 20 unit AC yang 2 PK bahkan AC tersebut saat ini sudah terpasang.

Sebenarnya, ujar Sumber,  jika bansos yang Rp 150 juta dari Kemenag RI itu bersih diterima gereja dan tidak dipotong sepeserpun, untuk pengadaan AC dan Sound System di Gereja sudah cukup. Namun karena dipotong 25 persen  atau senilai Rp37,5 juta terpaksa hanya AC-lah yang dibeli dan pengadaan sound systemnya menyusul kemudian.

“Bantuan Rp 150 juta itu sudah cukup untuk pengadaan AC dan Sound System. Namun karena dipotong 25 persen terpaksa hanya beli AC dulu. Dan Pengadaan Sound System diprogramkan tahun berikutnya”, ujar sumber.

Silaban Membantah !

Amrin Amir Silaban, Pegawai Pembimas Kristen Kemenag Provinsi Riau dan juga Jemaat Gereja HKBP Trinitatis Pasir Putih serta selaku tim Pengadaan AC dan Sound System HKBP Trinitatis Pasir Putih kepada wahanaindonews.com dan satellit.co baru baru ini di salah satu Kedai Kopi Jalan Dahlia Pekanbaru membantah tudingan adanya pemotongan pajak 25 persen atas bantuan sosial (bansos) yang diberikan Kemeng RI ke Gereja HKBP Triniatis Pasir Putih.

“Sepeser pun tak ada saya dapat atas pencairan tersebut. Tudingan adanya pemotongan pajak sebesar itupun tidak pernah ada. Semua uang itu langsung ditransper ke rekening gereja tanpa ada pemotongan” ujar Amrin Amir Silaban.

Silaban menjelaskan, kapasitas dia didalam tim pengajuan bantuan tersebut adalah jemaat HKBP Triniratis Pasir Putih dan bukan mewakili Kanwil Kemenag Riau.

“Pak Kakanwil aja, mungkin gak tau soal pengajuan tersebut. Ini kan langsung pusat. Saya yang langsung bawa ke Jakarta sekalian ada tugas-tugas kantor,” tukas Silaban.

Dan Silaban juga berharap, dimasa yang akan datang masih ada perhatian kepada rumah ibadah atau gereja yang masih banyak butuh bantuan.

“Masih ada yang butuh perhatian ke Gereja. Inilah yang patut kita syukuri. Terkait realisasi bantuan tersebut, sudah selesai dikerjakan,” tutup Silaban. (pm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed