oleh

Anggota DPRD Kepri Desak BP Batam Hentikan Praktek Bisnis Air

wahanaindonews.com, Batam – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Fraksi Partai Hanura, Uba Ingan Sigalingging mengingatkan agar Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan hak atas air bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini disampaikan Uba saat Hari Air Sedunia yang bertepatan tanggal 22 Maret 2021, Selasa, 23 Maret 2021.

Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar manusia, tidak ada seorang pun yang bisa hidup tanpa air.

Air merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa disubtitusi dengan benda lainnya.

Sebagai kebutuhan dasar, air merupakan bagian dari persyaratan standar hidup yang memadai untuk kesehatan dan kesejahteraan semua manusia.

Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah, ketersediaan air dalam memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya semakin menurun.

Selain itu, disatu sisi ada pandangan bahwa air adalah suatu komoditas (economic good), sementara sisi lain mengatakan bahwa air merupakan social good.

Hak atas air menyiratkan bahwa setiap orang harus memiliki akses ke air tanpa diskriminasi.

“Peran negara sangat diperlukan ketika ada warga yang tidak mendapat akses air, perbedaan posisi setiap orang tersebut tidak hanya karena adanya masalah ketimpangan ekonomi, tetapi juga kondisi alam yang ada di suatu wilayah tertentu,” ujar Uba dilansir dari Alurnews.com, Rabu, 24 Maret 2021.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar BP Batam memberikan hak atas air bagi seluruh warga masyarakat kota Batam karena hal ini merupakan Hak yang paling dasar yang harus dipenuhi oleh negara.

BP Batam harus menghentikan kebijakan diskriminatif di dalam pelayanan air bersih.

“Kami juga mendesak agar BP menghentikan praktek bisnis air yang menjadikan air bersih semata-mata menjadi komoditas ekonomi,” kata dia.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed