oleh

Pupuk Pertanian Jadi Perhatian Pemerintah

-Natuna-7 views

Wahanaindonews.com, Natuna – Pupuk di Kabupaten Natuna sering kali menjadi kendala kegiatan pertanian karena ketersediaannya selalu kurang cukup untuk memenuhi kepereluan petani. Bahkan walaupun ada harga pupuknya dirasa kurang terjangkau oleh para petani.

Demikian di sampaikan wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat di temui oleh tim media ini dikediamannya jalan Haji Agus Salim, Kelurahan Ranai Darat, beberapa waktu lalu.

Iya mengatakan pupuk merupakan sarana pendukung yang sangat penting dalam kegiatan pertanian setelah adanya lahan, bibit pertanian dan petani itu sendiri.

“Maka pupuk ini menjadi perhatian utama bagi kami karena pertimbangan diatas,” kata Ngesti

Di samping itu Wabup Ngesti juga menyampaikan pertimbangan lainnya, Pemerintah Kabupaten Natuna menjadikan pupuk sebagai perhatian pertama karena masyarakat petani mengalami kendala tersendiri untuk mengadakan pupuk secara mandiri ataupun swadaya.

Sebab, kata Wabup Ngesti pasar yang ada di Kabupaten Natuna belum tersedia untuk mengakses pupuk secara maksimal, sehingga petani sering kali mengalami kekurangan pupuk.

“Kemudian ini jadi perhatian kami juga karena Natuna ini jauh dari mana-mana, jadi petani tidak mampu membeli pupuk sendiri ke Tanjung Pinang, ke Batam, ke Pontianak apalagi ke Jawa. Maka pupuk ini kami posisikan sebagai perhatian pertama,” paparnya

Sebagai bentuk perhatian terhadap ketersediaan pupuk itu, Wabup Ngesti mengaku pada tahun ini pemerintah kabupaten Natuna telah melakukan ke beberapa langkah untuk menyediakan pupuk yang mudah diakses dan yang harga nya terjangkau oleh para petani.

Di tahun 2020 lalu iya mengaku telah berkoordinasi dengan kementerian pertanian RI dan Provinsi kepulauan Riau untuk mendapatkan jatah pupuk subsidi bagi Kabupaten Natuna.

Kemudian pemerintah kabupaten Natuna pada tahun yang sama juga telah menyediakan anggaran untuk pengadaan pupuk subsidi tersebut agar para petani dapat menerimanya di Natuna dan kalo perlu keluar daerah.

“Di APBD ini ada anggaran untuk memfasilitasi para petani dalam hal pengadaan pupuk itu karena berdasarkan keordinasi kami dengan pusat dan provinsi sebelumnya bahwa Natuna akan diberikan jatah pupuk subsidi,” terangnya Wabup Ngesti

Iya menekankan kepada dinas pertanian dan pihak pihak terkait agar proses distribusi pupuk tersebut dapat dilaksanakan sebaik mungkin agar petani tidak lagi kesusahan dengan pupuk.

“Iya muda mudahan saja proses distribusinya lancar kepada petani. Untuk jelasnya mengenai teknis pendistribusian pupuk itu nanti bisa di tanyakan ke dinas pertanian,” tutupnya

Demikian disampaikan Kepala Dinas pertanian Kabupaten Natuna, Marwan Sjah Putra mengaku ada pembagian pupuk untuk petani yang sudah terdata di dinas pertanian pada tahun 2021 ini.

Dikatanya dinas provinsi Kepulauan Riau telah menyiapkan 41 ton pupuk subsidi untuk mendukung perkembangan pertanian dan perkebunan di Natuna.

“Allhamdulilah permintaan pupuk yang kita sampaikan ke provinsi dipenuhi,” ujarnya Marwan

adapun jenis-jenis pupuk subsidi yang kita dapat sebanyak 41 ton ini ialah, pupuk Urea sebanyak 15 ton, SP36 sebanyak 2 ton, NPK sebanyak 20 ton dan pupuk organik sebanyak 4 ton

Akan tetapi Marwan mengaku belum bisa memastikan jadwal kedatangan pupuk tersebut ke Natuna karena pihak provinsi belum memberikan informasi.

Pada kesempatan itu juga Marwan mengaku belum bisa melakukan distribusi pupuk subsidi ke pulau pulau tahun ini karena ketimbang anggaran yang tidak cukup.

“Untuk Serasan dan Midai belum, karena untuk pengiriman ke sana kita perlu penambahkan dana untuk biaya distribusi,” ucapnya

Ia berharap dari pihak pendor yang menyediakan pupuk subsidi tersebut bisa memberikan keringanan dalam hal pendistribusian.

“Iya muda mudahan pihak penyedia bisa membatu agar pengusaha dan masyarakat tidak mengalami kesulitan pada pengiriman pupuk,” harapnya (Oki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed