oleh

Pemerintah Kembangkan Jenis Tanaman yang Populer di Masyarakat

-Natuna-8 views

wahanaindonews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna mengintensifkan pengembangan sektor perkebunan dengan jenis tanaman yang sudah populer di tengah masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan pengembangan perkebunan kelapa hibrida.

Begitu disampaikan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti di kediamannya, Jalan Agus Salim, Kelurahan Ranai Darat, beberapa waktu lalu.

Mulai tahun ini pemerintah kabupaten Natuna memulai program tersebut dengan melakukan pengembangan tanaman pohon kelapa hibrida yang dilaksanakan secara bersama dengan masyarakat.

“Tahun ini kita melakukan uji coba dulu, kita mulai nya dengan kelapa hibrida karena kelpa sudah biasa dibudidayakan oleh masyarakat, cuma yang dibudidayakan masyarakat itu kelapa biasa,” kata Wabup Ngesti

Untuk selanjutnya pemerintah akan mengembangkan jenis jenis tanaman lain yang juga sudah terbiasa dibudidayakan oleh masyarakat seperti tanaman cengkeh, karet, gaharu dan sebagian lainnya.

“Setelah hibrida ini jalan baru kita coba yang tanaman lainnya agar lahan yang tadinya tidur jadi terbangun,” sambungnya

Dan waktu bersamaan pemerintah kabupaten Natuna juga mulai mengembangkan pasar untuk menampung dan mensuplay hasil produksi masyarakat.

“Disamping itu juga kita harus merangkul toke sebanyak banyaknya agar hasil panen masyarakat itu bisa langsung dijual dengan harga yang relatif menguntungkan bagi petani. Muda mudahan saja program ini dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna, Marwan Syah Saputrs, S. PT mengaku pemerintah terus berusaha dalam mengenjot sektor pertanian. Ditahun 2021 Dinas Pertanian telah menyiapkan lahan penanaman kelapa Hibrida sebanyak 2.070 pohon dengan menggunakan lahan petani di Natuna.

2.070 pohon kelapa Hibrida ini merupakan masa percobaan dengan mengunakan akses lahan petani yang telah tersedia, penanaman kelapa Hibrida merupakan salah satu program dari dinas Pertanian kabupaten Natuna ditahun 2021.

Program ini akan terealisasi jika tidak terjadi pemangkasan anggaran, hal ini diungkapkan oleh Marwan Syah Saputrs kepada awak media diruang kerjanya.

Marwan mengatakan, program penanaman kelapa Hibrida merupakan salah satu program dari dinas Pertanian, serta anjuran dari pemerintah Provinsi, namun pada bulan berapa akan ditanam belum bisa dipastikan. Namun jika tidak terjadi pemangkasan anggaran penanaman kelapa Hibrida akan dilaksanakan tahun ini.

“Insa Allah akan kita realisasi tahun ini, namun kapan waktunya belum bisa kita tentukan, akan tetapi dari dinas Pertanian suduh membuat program itu berserta kebutuhan anggaran. Jika tidak terjadi devisit anggaran ditahun ini akan kita mulai. Bila terjadi devisit kita akan mencari solusi lain untuk merealisasikan program yang telah kita susun. Kalau kemauan kita, memang ingin secepatnya program ini direalisasikan,” papar Marwan.

Marwan juga menjelaskan diawal penanaman akan menanam sebanyak 2.070 batang bibit, dengan pagu anggaran kurang lebih Rp100 juta, bibit ini akan dibagikan ke petani untuk mengelola dan sudah pasti dibimbing oleh tenaga penyuluh.

“Dalam wancana kita, masa percobaan akan menanam sebanyak 2.070 batang pohon kelapa, untuk area nya kita akan gunakan lahan petani yang sudah tersedia, Dengan keterbatasan anggaran, banyak program kita yang belum bisa dijalankan secara maksimal,”tutupnya (Oki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed