Polda Riau Adakan Konferensi Pers Terkait Narkoba 

oleh -127 views

Wahanaindonews.com, Pekanbaru, – Kepolisian Daerah Riau yang dipimpin oleh Irjen Pol Drs Agung Setya Imam Efendi, SH, SIK, MSi adakan Konferensi Pers dengan wartawan media cetak dan online, terkait pengungkapan Narkoba Jenis Liquid dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Shabu, di halaman belakang Markas Komando Polda Riau, Jalan Pattimura Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (04/02/2021).

Dipaparkan Kapolda, bahwa personilnya pada hari Kamis tanggal 21 Januari 2021 sekira jam 20.30 Wib, Tim Opsnal Ditnarkoba Polda Riau, mendapat informasi bahwa di Jalan Raya Pasir Putih Km-7, Desa Baru, Kabupaten Kampar-Riau, adanya seorang laki-laki yang menyimpan Narkotika, dari informasi tersebut Katim Opsnal langsung melakukan pengintaian dan observasi.

Lalu, Tim melakukan penangkapan terhadap pelaku sekira jam 20.30 wib. Mengamankan satu orang laki-laki yang mengaku bernama JAC pada saat di interogasi. Dan mengakui menyimpan Narkotika di rumahnya, dan langsung Tim melakukan penggeledahan dirumah pelaku yang disaksikan oleh Ketua RW, dan ditemukan barang bukti Narkotika. Dia mengakui mendapatkan narkoba dari RIS yang hingga kini masih DPO.

Kemudian, Tim Opsnal melakukan pengembangan dan didapat informasi dari JAC, bahwa RIS merupakan orang suruhan dari MS. Selanjutnya tersangka JAC dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lalu, barang bukti narkoba disita didepan Toko Serba 6000, di Jalan Raya Pasir Putih Km.7, Desa Baru, Kabupaten Kampar.Selanjutnya, JAC menunjukkan barang bukti di rumahnya di Jalan Pasir Putih Km 7, Desa Baru.

“Dari kasus ini, diamankan tersangka JAC (38 thn) dan tersangka MS (40 thn). Dan barang bukti yang disita berupa, lima puluh botol Narkoba cair merk Ferrari yang disimpan didalam kotak bola lampu, lima gram narkotika jenis shabu, satu bungkus ukuran kecil berisikan serbuk berwarna orange Narkoba jenis ekstasi, satu bungkus ukuran kecil narkoba serbuk berwarna hijau jenis ekstasi,” jelas Agung.

Diacara selanjutnya, juga dilakukan pemusnahan barang bukti dari empat kasus tindak pidana Narkoba, dengan delapan tersangka serta barang bukti puluhan kilogram shabu.

Diungkapkan Kapolda, bahwa peredaran narkoba di Riau menjadi PR bagi Polri untuk pengungkapan kedepannya. Narkoba jenis Liquid ini dikendalikan oleh MS yang merupakan napi kasus narkoba di pariaman.

“Dia pernah kita tangkap tahun 2018 di Polsek Rumbai, dan dihukum delapan tahun penjara di Rutan Pariaman. Dari hasil pemeriksaan, MS di pindahkan ke Pariaman dengan tujuan agar dapat mengelola pengedaran narkoba di Riau dan Sumatra Barat, khususnya di Padang. Bagaimana sampai MS bisa minta pindah maka Pihak lapas yang bisa menjelaskan,”  tutup Agung. (ser/L.Batu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *